Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perdagangan Malaysia Meroket 24,7 Persen ke RM2,16 Triliun dalam Tujuh Bulan Pertama 2026

MATRADE Malaysia trade performance infographic 2026

Perdagangan Malaysia Meroket 24,7 Persen ke RM2,16 Triliun dalam Tujuh Bulan Pertama 2026

Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE) melaporkan bahwa total perdagangan Malaysia naik 24,7 persen year-on-year (y-o-y) menjadi RM2,16 triliun dalam tujuh bulan pertama tahun 2026. Capaian ini didorong oleh peningkatan ekspor produk elektronik, minyak sawit mentah (CPO), serta permintaan kuat dari pasar Tiongkok dan Amerika Serikat.

Ekspor Malaysia mencatat pertumbuhan 22,3 persen menjadi RM1,18 triliun, sementara impor naik 27,4 persen menjadi RM980 miliar. Keunggulan neraca perdagangan ini menunjukkan posisi Malaysia yang semakin kuat dalam rantai pasok global, terutama di sektor electrical and electronics (E&E) yang menyumbang lebih dari 35 persen total ekspor negara.

Sektor E&E dan CPO Jadi Penopang Utama

Menteri Perdagangan Dalam Negeri dan Kos Sara Hidup Malaysia, Datuk Armizan Mohd Ali, menjelaskan bahwa permintaan chip semikonduktor dari Tiongkok dan Korea Selatan menjadi motor penggerak utama ekspor E&E. Produsen seperti Infineon Technologies Malaysia dan Osram Opto Semiconductors melaporkan peningkatan kapasitas produksi hingga 20 persen di semester pertama 2026.

Di sektor CPO, harga yang stabil di atas RM4.200 per ton pada kuartal kedua 2026 turut berkontribusi signifikan. Asosiasi Petani Kelapa Sawit Malaysia (MPOA) menyebut ekspor CPO ke India dan Uni Eropa meningkat berkat kesepakatan perdagangan bilateral yang diperkuat. Langkah ini menjadi penyeimbang terhadap fluktuasi harga komoditas global.

MATRADE Optimistis Capai Target Akhir Tahun

Ketua eksekutif MATRADE, Datuk Mohd Mustafa Abdul Aziz, optimis bahwa Malaysia dapat melampaui target perdagangan tahun 2026 sebesar RM3,6 triliun. Ia menekankan pentingnya diversifikasi pasar ke Afrika dan Timur Tengah guna mengurangi ketergantungan pada satu wilayah.

Dengan momentum perdagangan yang kuat, Malaysia juga berencana memperluas kerja sama ekonomi melalui CPTPP (Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership) dan RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership) guna membuka akses pasar baru bagi pelaku usaha domestik.

Post a Comment for "Perdagangan Malaysia Meroket 24,7 Persen ke RM2,16 Triliun dalam Tujuh Bulan Pertama 2026"