Aksi Mahasiswa Protes Kebijakan Anggaran Pemerintah Prabowo Subianto
JAKARTA, 12 Juni 2026 — Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia melakukan aksi unjuk rasa di Jakarta pada Jumat (12/6/2026), memprotes prioritas belanja anggaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Para demonstran menyoroti alokasi anggaran yang dinilai tidak berpihak pada kesejahteraan rakyat, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.
Tuntutan Transparansi Anggaran Negara
Para mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM se-Jabodetabek ini berkumpul di kawasan Patung Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia, dan kemudian bergerak menuju Gedung DPR/MPR RI di Senayan. Mereka membawa spanduk bertuliskan "Indonesia Menuju Kebangkrutan" dan menyerukan transparansi penggunaan APBN 2026.
"Program makan gratis yang dijanjikan menyerap anggaran triliunan rupiah, sementara kualitas pendidikan dan fasilitas universitas negeri justru terdegradasi. Ini bukan prioritas yang tepat," ujar koordinator aksi, Rizky Pratama, mahasiswa Universitas Indonesia.
Menanggapi aksi tersebut, Panglima TNI menjelaskan bahwa pengerahan personel TNI di kawasan Bundaran HI hanya bersifat pengamanan preventif. Kapolda Metro Jaya, Irjen Kharismanto, menegaskan bahwa pihak kepolisian menjamin aksi berlangsung damai dan tidak ada pembubaran paksa.
Debat Prioritas Pembangunan
Kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pada program makan bergizi gratis dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memicu perdebatan di kalangan akademisi. Ekonom dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. A. Tony Prasetiantono, menilai bahwa defisit fiskal Indonesia perlu dikelola secara hati-hati agar tidak mengulang krisis ekonomi 1998.
Kementerian Keuangan melalui Menteri Purbaya Yudhi Sadewa membantah tuduhan kebangkrutan dan menegaskan bahwa rasio utang terhadap PDB masih dalam batas aman di kisaran 40 persen.
Sumber: Reuters, Tempo.co, MSN
0 Comments