Hubungan Jepang-Korsel Membaik 61 Tahun Setelah Perjanjian: Kerjasama Energi dan Pertahanan Mengemuka

Hubungan diplomatik Jepang-Korsel

Hubungan Jepang-Korsel Membaik 61 Tahun Setelah Perjanjian: Kerjasama Energi dan Pertahanan Mengemuka

TOKYO — Hubungan antara Jepang dan Korea Selatan terus mengalami perkembangan positif, melampaui sektor pariwisata dan pertukaran pemuda menuju ketahanan rantai pasokan, keamanan energi, dan kerja sama pertahanan regional. Ini terjadi 61 tahun setelah kedua negara menandatangani perjanjian normalisasi hubungan pada tahun 1965.

Ekspansi Kerja Sama Strategis

Menurut laporan UPI yang diterbitkan pada 22 Juni 2026, Tokyo dan Seoul telah memperluas dialog bilateral ke area-area yang sebelumnya jarang disentuh. Kedua negara kini aktif membahas kerja sama dalam ketahanan rantai pasokan semikonduktor, keamanan energi, dan koordinasi pertahanan regional untuk menghadapi tantangan geopolitik di Asia Timur.

Pertukaran pemuda dan pariwisata tetap menjadi fondasi hubungan, namun kedua pemerintah kini fokus pada isu-isu strategis yang lebih dalam. Jepang dan Korea Selatan telah sepakat untuk meningkatkan koordinasi dalam menghadapi ancaman keamanan bersama di kawasan.

Tantangan yang Masih Tersisa

Namun, menurut The Japan Times, meskipun kedua negara telah menjadi lebih baik dalam mencegah hubungan memburuk, mereka belum berhasil mengubah stabilitas ini menjadi keuntungan konkret. Isu-isu historis terkait penjajahan Jepang atas Korea dan kompensasi korban masih menjadi sumber ketegangan periodik.

Detente antara Tokyo dan Seoul ini juga mendapat perhatian dari pihak ketiga. China melalui Kementerian Luar Negeri menyambut baik pernyataan Korea Selatan yang menegaskan kembali prinsip Satu China, namun Beijing tetap mengkritik pembicaraan deterensi nuklir AS dengan Jepang dan Korea Selatan yang dinilai dapat meningkatkan risiko proliferasi.

Sumber: UPI, The Japan Times

Post a Comment

0 Comments