QRIS Antarnegara Bank Indonesia Raih Penghargaan Global 50-in-5 Awards 2026 di New York

Inisiatif Pembayaran Lintas Negara Indonesia Diakui Komunitas Finansial Global
Inisiatif standardisasi sistem pembayaran digital nasional Indonesia, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Cross-Border yang dikembangkan secara terpadu oleh Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), berhasil mencetak prestasi membanggakan di panggung internasional. Pada ajang penganugerahan bergengsi 50-in-5 Awards 2026 yang diselenggarakan di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, inovasi integrasi pembayaran regional ini dinobatkan sebagai pemenang utama kategori Collaboration.
Penghargaan global ini menyoroti keberhasilan otoritas moneter Indonesia dalam membangun infrastruktur publik digital (Digital Public Infrastructure/DPI) yang inklusif, interoperabel, tangguh, dan ramah pengguna. Sistem ini terbukti sukses menjangkau puluhan juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta jutaan wisatawan mancanegara di kawasan regional.
Dewan juri internasional 50-in-5 menggarisbawahi bahwa keberhasilan Bank Indonesia mengintegrasikan kode QR antarnegara dapat dijadikan cetak biru percontohan bagi bank sentral negara berkembang lainnya yang ingin memodernisasi infrastruktur keuangan ritel secara cepat, efisien, dan berkeadilan.
Ekspansi Konektivitas Pembayaran Regional ke Tujuh Negara Mitra Strategis
Implementasi QRIS antarnegara kini telah mengintegrasikan jaringan pembayaran ritel Indonesia secara langsung dengan berbagai yurisdiksi mitra utama di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur. Melalui kerangka kerja sama penyelesaian mata uang lokal (Local Currency Settlement/LCS) serta interkoneksi bilateral antar-bank sentral, QRIS kini aktif digunakan secara masif di Thailand, Malaysia, dan Singapura, serta berada dalam fase implementasi lanjutan ke Filipina, Jepang, Korea Selatan, dan India.
Laporan berkala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia mencatat volume transaksi QRIS Cross-Border terus menunjukkan lonjakan eksponensial sepanjang paruh pertama 2026. Nilai akumulasi transaksi lintas negara berhasil melampaui Rp2,71 triliun, didorong oleh tingginya mobilitas pelancong bisnis dan wisatawan regional yang tidak perlu lagi repot menukarkan valuta fisik di gerai penukaran uang saat berbelanja produk lokal.
Selain mempermudah turis asing berbelanja di sentra kerajinan Nusantara, integrasi ini memberikan kemudahan luar biasa bagi jutaan warga negara Indonesia yang melancong ke luar negeri, di mana mereka cukup memindai kode QR merchant lokal menggunakan aplikasi perbankan digital nasional seperti BCA Mobile, Livin' by Mandiri, BRImo, maupun dompet digital seperti DANA dan GoPay.
Mendorong Kedaulatan Finansial dan Efisiensi Berkelanjutan bagi UMKM
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan bahwa interkoneksi QRIS antarnegara merupakan tonggak penting dalam mewujudkan arsitektur sistem pembayaran ASEAN yang mandiri, efisien, dan berdaulat. Keberadaan sistem ini memotong jalur perantara valuta asing pihak ketiga, sehingga secara signifikan menekan biaya komisi transaksi internasional bagi para merchant lokal dan konsumen ritel.
Selain memperluas adopsi di pasar ASEAN, Bank Indonesia juga tengah mempersiapkan integrasi koridor pembayaran serupa ke kawasan Timur Tengah guna memberikan kenyamanan maksimal bagi jutaan jemaah umrah dan haji asal Indonesia. Dengan skema ini, jamaah cukup menggunakan ponsel pintar untuk bertransaksi kebutuhan harian di Makkah dan Madinah tanpa risiko kehilangan uang tunai fisik.
Pengakuan internasional di panggung 50-in-5 Awards 2026 membuktikan bahwa peta jalan transformasi digital ekonomi keuangan Indonesia kini diakui sebagai model rujukan global bagi negara-negara berkembang lainnya dalam mempercepat inklusi keuangan dan kemandirian moneter nasional.
Post a Comment for "QRIS Antarnegara Bank Indonesia Raih Penghargaan Global 50-in-5 Awards 2026 di New York"