Proton Pacu Produksi Kendaraan Listrik di Pabrik Tanjung Malim, Siap Rilis Lini Sedan e.MAS

Akselerasi Transformasi Otomotif Hijau Menuju Hub Kendaraan Listrik Regional
Produsen mobil nasional Malaysia, Proton Holdings Berhad, mempercepat langkah industrialisasinya dengan meningkatkan kapasitas produksi kendaraan listrik (Electric Vehicle / EV) di kompleks pabrik perakitan canggih Tanjung Malim, negara bagian Perak. Didukung oleh aliansi strategis bersama raksasa otomotif dunia Zhejiang Geely Holding Group, Proton mengonfirmasi kesiapan peluncuran model kendaraan listrik komersial terbarunya di bawah sub-merek Proton e.MAS sebelum penghujung tahun 2026. Inisiatif manufaktur ini sekaligus memperkokoh posisi Malaysia sebagai pusat rantai pasok mobil ramah lingkungan terdepan di ASEAN.
Pembangunan Klaster Industri Otomotif Canggih di Automotive High-Tech Valley
Chief Executive Officer Proton, Dr. Li Chunrong, menyampaikan bahwa fasilitas perakitan di Tanjung Malim telah dimodernisasi dengan lini robotika terintegrasi guna merakit platform arsitektur modular kendaraan cerdas generasi baru. Langkah ekspansi ini sejalan dengan cetak biru pengembangan kawasan Automotive High-Tech Valley (AHTV) yang diinisiasi oleh Kementerian Investasi, Perdagangan dan Industri Malaysia (MITI). Melalui investasi berkelanjutan tersebut, kapasitas produksi pabrik ditargetkan mencapai puluhan ribu unit per tahun guna memenuhi lonjakan permintaan pasar domestik serta pasar ekspor di Asia Tenggara.
Selain fokus pada model SUV listrik e.MAS 7 yang telah diperkenalkan ke publik, tim rekayasa gabungan Proton dan Geely tengah merampungkan pengujian akhir untuk varian sedan listrik dan model Saga Cross generasi mendatang. Kendaraan-kendaraan ini dilengkapi dengan teknologi baterai berbasis Lithium Iron Phosphate (LFP) yang efisien, sistem manajemen termal mutakhir, serta fitur keselamatan berkendara otonom level 2 yang dirancang khusus untuk kondisi iklim tropis Asia Tenggara.
Pemberdayaan Rantai Pasok Lokal dan Kemandirian Komponen Komputasi Mobil
Transformasi Proton menjadi produsen kendaraan nol emisi juga membuka peluang ekonomi luar biasa bagi industri pendukung di dalam negeri. Melalui kemitraan dengan DRB-HICOM Berhad, lebih dari 50 vendor komponen lokal telah tersertifikasi untuk memasok modul kabel tegangan tinggi, sistem pendingin motor elektrik, dan perangkat lunak telematika. Langkah strategis ini membuktikan keseriusan industri manufaktur Malaysia dalam memimpin era mobilitas berkelanjutan yang berdaya saing global.
Post a Comment for "Proton Pacu Produksi Kendaraan Listrik di Pabrik Tanjung Malim, Siap Rilis Lini Sedan e.MAS"