Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ekspor Ponsel Samsung dari Vietnam Tembus US$500 Miliar, Tegaskan Status Pusat Manufaktur Global

Lini produksi canggih pabrik perakitan perangkat elektronik dan smartphone di fasilitas modern

Pencapaian Bersejarah Raksasa Elektronik Asal Korea Selatan di Tanah Vietnam

Konglomerasi teknologi terkemuka asal Korea Selatan, Samsung Electronics, resmi menorehkan sejarah industri baru dengan mengumumkan bahwa total nilai kumulatif ekspor telepon seluler pintar (smartphone) hasil produksinya di Vietnam telah melampaui angka US$500 miliar (setara sekitar Rp8.150 triliun). Tonggak sejarah spektakuler ini dicapai setelah 17 tahun perjalanan investasi berkesinambungan perseroan sejak mendirikan fasilitas pabrikasi perdananya di negara berjuluk Negeri Naga Biru tersebut.

Pencapaian luar biasa ini dipaparkan langsung oleh Presiden Direktur Samsung Vietnam, Choi Joo Ho, dalam agenda pemaparan kinerja industri manufaktur nasional di ibu kota Hanoi. Hingga saat ini, Samsung telah menanamkan modal total melebihi US$22,4 miliar di Vietnam dan mempekerjakan secara langsung lebih dari 90.000 tenaga kerja terampil di berbagai rantai produksi berteknologi tinggi.

Kekuatan Dua Kompleks Pabrik Raksasa di Bac Ninh dan Thai Nguyen

Pabrik manufaktur Samsung di Vietnam memegang peranan krusial sebagai tulang punggung rantai pasok global perusahaan. Fasilitas produksi utama yang berlokasi di Samsung Electronics Vietnam (SEV) di Provinsi Bac Ninh serta Samsung Electronics Vietnam Thai Nguyen (SEVT) di Provinsi Thai Nguyen bertanggung jawab atas perakitan lebih dari 50 persen dari total volume ponsel pintar Samsung yang didistribusikan ke 128 pasar global di seluruh dunia.

Model-model flagship tercanggih, mulai dari seri ponsel lipat Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip hingga lini premium Galaxy S Ultra, diproduksi menggunakan lini perakitan otomatis berakurasi tinggi di kedua kompleks industri tersebut. Selain fasilitas manufaktur fisik, Samsung juga telah mengoperasikan gedung Samsung R&D Center Hanoi seluas 16 lantai di kawasan Tay Ho Tay yang menjadi rumah bagi 2.400 insinyur software muda Vietnam untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan Galaxy AI dan teknologi jaringan telekomunikasi nirkabel generasi masa depan.

Pemberdayaan Rantai Pasok Lokal dan Diversifikasi ke Sektor Semikonduktor

Kehadiran Samsung memberikan dampak transformasi ekonomi nyata bagi sektor industri pendukung domestik Vietnam. Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam (MoIT) mencatat peningkatan dramatis jumlah perusahaan lokal Vietnam yang berhasil menjadi pemasok tingkat pertama (Tier-1 suppliers) Samsung, melonjak dari hanya 4 perusahaan pada tahun 2014 menjadi lebih dari 50 perusahaan lokal Tier-1 dan lebih dari 250 mitra Tier-2 pada tahun 2026.

Kementerian Perencanaan dan Investasi Vietnam (MPI) kini mendorong Samsung untuk memperdalam rantai nilai investasinya ke bidang perancangan dan pengemasan cip semikonduktor canggih. Keberhasilan Vietnam menarik dan mempertahankan kemitraan jangka panjang dengan raksasa seperti Samsung semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi manufaktur teknologi paling menarik dan tangguh di kawasan Asia Tenggara di tengah dinamika restrukturisasi rantai pasok global.

Post a Comment for "Ekspor Ponsel Samsung dari Vietnam Tembus US$500 Miliar, Tegaskan Status Pusat Manufaktur Global"