Asia Fintech Forum 2026 Perdana Digelar di Kuala Lumpur, Kumpulkan 1.000 Delegasi Bahas AI dan Stablecoin
Asia Fintech Forum 2026 Perdana Digelar di Kuala Lumpur
KUALA LUMPUR — Ajang Asia Fintech Forum (AFF) 2026 resmi digelar perdana di Kuala Lumpur pada Jumat, 2 Oktober 2026, menandai ekspansi pertama Responsible Fintech Institute (RFI) asal Singapura ke luar negeri. Forum sehari ini berlangsung di World Trade Centre Kuala Lumpur dan dihadiri oleh lebih dari 1.000 delegasi dari seluruh Asia.
Dengan dukungan Remi Technology sebagai sponsor utama, forum ini menghadirkan 40 pembicara dari kalangan regulator, perbankan, dan perusahaan fintech yang membahas tiga tema utama: kecerdasan buatan (AI) dalam layanan keuangan, regulasi stablecoin lintas batas, dan inklusi keuangan digital.
Malaysia Tuan Rumah Summit Regulasi Fintech Pertama di Asia
Pemilihan Malaysia sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Negeri Jiran ini tengah memperkuat posisinya sebagai pusat keuangan digital di Asia Tenggara. Bank Negara Malaysia (BNM) baru-baru ini merilis kerangka regulasi baru untuk aset digital dan stablecoin, sementara Securities Commission Malaysia telah memberikan lisensi kepada beberapa platform perdagangan aset digital.
Menurut laporan KPMG Pulse of Fintech H1 2026, Malaysia mencatat pertumbuhan investasi fintech sebesar 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perusahaan-perusahaan seperti Touch 'n Go eWallet, Boost, dan BigPay terus memperluas layanan mereka ke segmen yang belum terjangkau perbankan tradisional.
Pembahasan Regulasi Lintas Batas Jadi Sorotan
Salah satu sesi paling dinanti adalah panel diskusi bertajuk "Harmonizing Digital Finance Rules Across ASEAN" yang menghadirkan perwakilan dari Monetary Authority of Singapore (MAS), Bank Negara Malaysia, Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP), dan State Bank of Vietnam. Panel ini membahas tantangan fragmentasi regulasi keuangan digital di kawasan dan upaya harmonisasi untuk mendukung transaksi lintas batas yang lebih efisien.
Patrick Loh, Distinguished Professor dan Co-Founder RFI, menyatakan bahwa Asia Fintech Forum dirancang sebagai platform netral di mana regulator dan pelaku industri dapat berdialog secara terbuka tentang masa depan keuangan digital. Ia menambahkan bahwa forum ini akan menjadi acara tahunan yang berpindah lokasi di berbagai kota Asia.
Kesimpulan
Keberhasilan penyelenggaraan Asia Fintech Forum 2026 di Kuala Lumpur menunjukkan bahwa Malaysia semakin diperhitungkan sebagai pusat inovasi fintech regional. Dengan kehadiran ribuan delegasi dan pembicara dari berbagai negara, forum ini diharapkan menjadi katalis harmonisasi regulasi keuangan digital di kawasan ASEAN.
Post a Comment for "Asia Fintech Forum 2026 Perdana Digelar di Kuala Lumpur, Kumpulkan 1.000 Delegasi Bahas AI dan Stablecoin"