Nvidia Tawarkan Koneksi Ekosistem AI Vietnam ke Pasar Global melalui Empat Pilar Kerja Sama

Nvidia Tawarkan Koneksi Ekosistem AI Vietnam ke Pasar Global
Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Nvidia, mengajukan proposal kerja sama strategis kepada pemerintah Vietnam untuk menghubungkan ekosistem kecerdasan buatan (AI) Vietnam dengan pasar global. Proposal ini disampaikan dalam pertemuan antara Vikram Rao, Wakil Presiden Divisi ASEAN Enterprise Nvidia, dengan Menteri Sains dan Teknologi Vietnam, Vu Hai Quan, pada 20 Agustus 2026 lalu.
Empat Pilar Kerja Sama Strategis
Seperti dilaporkan oleh The Investor Vietnam, Nvidia mengusulkan empat area kerja sama utama. Pertama, menghubungkan ekosistem AI Vietnam dengan ekosistem global, di mana produk dan kemampuan AI Vietnam akan mendapatkan akses lebih dalam ke pasar ASEAN sebelum ekspansi internasional. Kedua, mengembangkan model bahasa besar (LLM) yang dikendalikan oleh Vietnam, menggunakan framework open-source Nemotron yang dikembangkan Nvidia.
Ketiga, pengembangan infrastruktur AI dan kapasitas GPU. Saat ini Vietnam memiliki sekitar 10.000-15.000 GPU, jauh di bawah Korea Selatan yang memiliki 50.000-60.000 GPU dan berencana meningkatkannya menjadi 200.000-250.000 dalam lima tahun ke depan. Keempat, pengembangan talenta AI melalui program pendidikan dan pelatihan.
Kerja Sama dengan FPT, Viettel, dan GreenNode
Nvidia saat ini sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan teknologi Vietnam, termasuk FPT Corporation, Viettel, dan GreenNode, dalam pengembangan infrastruktur dan kapabilitas AI. Proposal dari Nvidia ini sejalan dengan strategi China Plus One yang semakin banyak diadopsi oleh perusahaan teknologi global, di mana Vietnam menjadi salah satu destinasi utama untuk diversifikasi operasi teknologi di Asia Tenggara.
Post a Comment for "Nvidia Tawarkan Koneksi Ekosistem AI Vietnam ke Pasar Global melalui Empat Pilar Kerja Sama"