INTI 2026 Resmi Dibuka di Jakarta, Dorong Pemanfaatan AI di Pemerintahan dan Industri
Ajang Teknologi Terbesar Indonesia Digelar di JIExpo Kemayoran
JAKARTA — INTI 2026 (Indonesia Technology & Innovation 2026) resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada 11 Agustus 2026. Pameran teknologi tahunan terbesar di Indonesia ini menghadirkan pembeli industri, kementerian, peneliti, hingga investor teknologi global dalam ajang tiga hari yang berlangsung hingga 13 Agustus.
Untuk pertama kalinya, INTI diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), bersama penyelenggara CNG Trade Events. Peningkatan struktur ini menandai transisi INTI dari sekadar pameran dagang menjadi platform dialog kebijakan industri formal.
Menteri hingga Pelaku Industri Bahas AI untuk Pemerintahan
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya V. Hafid menjadi salah satu pembicara kunci, bersama Menteri Perindustrian Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita. Kehadiran keduanya mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mendorong adopsi AI, digitalisasi layanan publik, serta pembangunan infrastruktur digital nasional.
Isu sentral yang mengemuka dalam ajang ini adalah bagaimana tata kelola dapat mengimbangi pertumbuhan ekonomi digital yang pesat. Indonesia tengah bersiap menerapkan Digital Infrastructure Roadmap 2026–2030 yang diluncurkan pada akhir Juli 2026, sejalan dengan target pemerintah mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen pada akhir dekade ini.
Ekonomi Digital Rp Ribuan Triliun dan Peran DEFA
Ekonomi digital Indonesia diperkirakan bernilai US$90–100 miliar pada 2024 dan diproyeksikan mencapai US$400 miliar pada 2030. Angka tersebut berpotensi melonjak hingga US$600 miliar melalui implementasi penuh ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) — kesepakatan ekonomi digital regional pertama di dunia yang negosiasinya diselesaikan pada Mei 2026 dan ditargetkan ditandatangani pada KTT ASEAN November 2026.
Sebagai inisiator DEFA sejak keketuaan ASEAN 2023, Indonesia akan membuka aturan perdagangan digital lintas batas bagi pasar sekitar 680 juta jiwa. Hal ini menjadi peluang besar bagi startup nasional seperti GoTo, Bukalapak, dan pemain fintech lain untuk berekspansi ke pasar regional.
Investasi Asing dan Ambisi Menjadi Hub Digital Asia Tenggara
INTI 2026 juga menjadi ajang menarik investasi asing di sektor teknologi. Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai pusat teknologi digital Asia Tenggara, ditopang demografi muda yang melek digital serta gelombang pembangunan pusat data oleh perusahaan global.
Sepanjang pameran, pengunjung dapat menikmati berbagai program konferensi, pameran inovasi, hingga sesi matchmaking bisnis yang mempertemukan pelaku industri dengan investor. Dengan tema besar transformasi digital dan kecerdasan buatan, INTI 2026 menjadi barometer arah kebijakan dan investasi teknologi Indonesia ke depan.
Sumber: TechTimes, Antara News.
Post a Comment for "INTI 2026 Resmi Dibuka di Jakarta, Dorong Pemanfaatan AI di Pemerintahan dan Industri"