Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Grab Luncurkan 'Intelligence Layer' Berbasis AI dan 13 Fitur Baru di GrabX 2026 Jakarta

Grab GrabX 2026 Jakarta

Grab Luncurkan 'Intelligence Layer' AI dan 13 Fitur Baru di GrabX 2026 Jakarta

JAKARTA — Grab Holdings (NASDAQ: GRAB) memanfaatkan ajang GrabX 2026 yang diselenggarakan di Jakarta untuk memperkenalkan serangkaian inovasi baru berbasis kecerdasan buatan (AI), termasuk apa yang disebut perusahaan sebagai "Intelligence Layer" — lapisan AI yang terintegrasi di seluruh platform Grab.

Dalam acara tahunan tersebut, Grab juga meluncurkan perangkat keras baru untuk mitra pengemudi serta 13 fitur baru di aplikasi konsumen dan merchant. Langkah ini menegaskan komitmen Grab untuk menjadikan AI sebagai inti dari seluruh operasi bisnisnya.

AI Mempercepat Pengiriman hingga 30 Persen

Chief Financial Officer Grab, Peter Oey, mengungkapkan dalam wawancara dengan CNBC bahwa AI kini telah tertanam dalam DNA perusahaan. "AI sekarang sudah melekat dalam cara kerja Grab, baik di produk kami maupun dalam cara kami bekerja," ujar Oey.

Salah satu dampak nyata penerapan AI adalah peningkatan efisiensi pengiriman barang hingga 30 persen lebih cepat. AI juga digunakan untuk mengoptimalkan pencocokan pengemudi-penumpang, personalisasi rekomendasi makanan, serta deteksi penipuan secara real-time.

Dampak pada Margin Operasional

Dalam laporan pendapatan kuartal kedua 2026, Grab menunjukkan bahwa penerapan AI secara langsung berkontribusi pada pelebaran margin operasional perusahaan. CEO Anthony Tan menyampaikan dalam earnings call bahwa strategi AI Grab bukan sekadar eksperimen, melainkan sudah menghasilkan dampak finansial yang terukur.

Peter Oey menjelaskan bahwa AI membantu Grab mengurangi biaya operasional di berbagai lini bisnis, mulai dari ride-hailing, food delivery, hingga layanan keuangan digital GrabFin.

Ekspansi Teknologi di Asia Tenggara

Pemilihan Jakarta sebagai lokasi GrabX 2026 bukan tanpa alasan. Indonesia merupakan pasar terbesar Grab dan menjadi laboratorium utama untuk berbagai inovasi teknologi perusahaan. Dengan lebih dari 300 juta pengguna di delapan negara Asia Tenggara, Grab terus memperluas penerapan AI untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan efisiensi mitra.

Peluncuran Intelligence Layer ini juga diharapkan memperkuat posisi Grab dalam persaingan dengan kompetitor regional seperti GoTo dan ShopeeFood dalam memperebutkan pangsa pasar layanan on-demand di Asia Tenggara.

Sumber: CNBC, Yahoo Finance, Grab Holdings Q2 2026 Earnings Call

Post a Comment for "Grab Luncurkan 'Intelligence Layer' Berbasis AI dan 13 Fitur Baru di GrabX 2026 Jakarta"