FDI Vietnam Melonjak 55,4 Persen Jadi US$40,63 Miliar, Singapura Jadi Investor Terbesar

FDI Vietnam Melonjak 55,4 Persen Jadi US$40,63 Miliar, Singapura Jadi Investor Terbesar
Vietnam mencatat lonjakan signifikan investasi asing langsung (FDI) sebesar US$40,63 miliar dalam delapan bulan pertama tahun 2026, naik 55,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Data dari General Statistics Office (GSO) Vietnam menunjukkan Singapura menjadi sumber FDI terbesar, menyumbang 35,6 persen dari total modal terdaftar.
Pencapaian ini sebagian besar didorong oleh pergeseran strategi manufaktur global yang dikenal sebagai China Plus One, di mana banyak perusahaan multinasional memindahkan atau memperluas basis produksi keluar dari Tiongkok menuju Vietnam. Selain Singapura, investor utama lainnya mencakup Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok.
Modal Asing Serbu Sektor Manufaktur dan Teknologi
Investasi terbesar selama periode ini berfokus pada sektor manufaktur elektronik, komponen otomotif, dan teknologi tinggi. Perusahaan seperti Samsung Electronics, LG Group, dan Hon Hai (Foxconn) terus memperluas pabrik mereka di kawasan industri seperti Bac Ninh, Hai Phong, dan Binh Duong.
Selain modal asing lama, gelombang baru investasi juga datang dari perusahaan teknologi. Nvidia dan Qualcomm dilaporkan mulai membangun kehadiran di Vietnam melalui kemitraan riset dan pengembangan chip semikonduktor, sejalan dengan ambisi Hanoi menjadi basis industri chip regional.
Dampak Positif bagi Ekonomi dan Ketenagakerjaan
Lonjakan FDI turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi Vietnam dan membuka lapangan kerja baru. Dengan nilai modal yang terealisasi (disbursed) meningkat 12 persen, proyek-proyek yang berjalan menciptakan ribuan pekerjaan di sektor industri. Pemerintahan Perdana Menteri Pham Minh Chinh menargetkan pertumbuhan ekonomi yang kuat sepanjang 2026 dengan FDI sebagai salah satu mesin utama.
Ekonom menilai Vietnam memiliki posisi strategis sebagai tujuan investasi regional berkat biaya tenaga kerja kompetitif, infrastruktur yang terus membaik, dan jaringan perjanjian perdagangan bebas yang luas, termasuk RCEP dan CPTPP. Dengan momentum ini, Vietnam diperkirakan akan terus menarik arus modal asing dalam beberapa tahun ke depan.
Post a Comment for "FDI Vietnam Melonjak 55,4 Persen Jadi US$40,63 Miliar, Singapura Jadi Investor Terbesar"