ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Malaysia 2026 Jadi 4,9 Persen, Didorong Boom Semikonduktor dan Data Center

ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Malaysia 2026 Jadi 4,9 Persen
KUALA LUMPUR — Asian Development Bank (ADB) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Malaysia untuk tahun 2026 menjadi 4,9 persen dan untuk 2027 menjadi 4,7 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya dalam laporan Asian Development Outlook (ADO) Juli 2026 yang memperkirakan pertumbuhan sebesar 4,6 persen untuk 2026 dan 4,5 persen untuk 2027.
Dalam laporan September 2026-nya, ADB menyebut bahwa pertumbuhan Malaysia ditopang oleh siklus naik industri semikonduktor serta investasi data center yang mendorong konsumsi dan sektor konstruksi.
Boom Data Center Kedua di Semester II 2026
ADB memproyeksikan bahwa sektor konstruksi dan investasi akan tetap kuat, didukung oleh boom data center kedua yang diperkirakan terjadi di paruh kedua 2026 saat perusahaan hyperscaler memulai pembangunan megakampus di Springhill, Serendah, dan Johor.
Sektor ini juga akan didukung oleh proyek infrastruktur publik besar seperti Penang Light Rail Transit (LRT) dan proyek air Kerian di Perak yang dijadwalkan mulai dalam beberapa bulan ke depan.
Pariwisata dan Visit Malaysia 2026 Jadi Pendorong
Prospek pasar tenaga kerja diperkirakan akan diperkuat oleh sektor pariwisata di semester II 2026, seiring dengan inisiatif Visit Malaysia 2026 dan penyelenggaraan Formula One di Sepang. ADB juga mencatat bahwa subsidi bahan bakar dan bantuan tunai kepada rumah tangga berpendapatan rendah akan mendukung belanja konsumen.
Namun, ADB memperingatkan bahwa konflik di Asia Barat telah mengganggu rantai pasok dan menaikkan harga internasional, yang berpotensi menekan konsumsi rumah tangga dan aktivitas bisnis domestik. Inflasi Malaysia diperkirakan tetap stabil di angka 2,0 persen sepanjang sisa 2026 dan 2027.
Prospek Cerah dengan Tantangan Eksternal
Meskipun ada risiko dari ketidakpastian lingkungan eksternal dan potensi gangguan El Nino terhadap output lokal, ADB tetap optimis bahwa fundamental ekonomi Malaysia cukup kuat untuk mempertahankan momentum pertumbuhan di atas rata-rata kawasan ASEAN.
Sumber: Malay Mail, ADB Asian Development Outlook September 2026
Post a Comment for "ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Malaysia 2026 Jadi 4,9 Persen, Didorong Boom Semikonduktor dan Data Center"