Vietnam Siapkan Pasar Aset Kripto Legal, Tokenisasi Aset Dunia Nyata Jadi Fokus Utama

Vietnam Siapkan Pasar Aset Kripto Legal
Vietnam resmi bergerak membangun pasar aset kripto yang diregulasi melalui Resolusi No. 05/2025/NQ-CP yang diterbitkan pemerintah pada 9 September 2025. Kebijakan ini menjadi tonggak penting dalam membuka kanal penggalangan dana baru sekaligus memperkuat perlindungan investor di negara yang selama ini menjadi salah satu pasar kripto terbesar di dunia.
Tokenisasi Aset Dunia Nyata
Berdasarkan resolusi tersebut, aset kripto yang diizinkan wajib didukung oleh aset dunia nyata dan tidak mencakup surat berharga maupun mata uang fiat. Pada tahap awal, penerbitan hanya boleh ditujukan kepada investor asing. Pendekatan ini dinilai memungkinkan perusahaan Vietnam melakukan tokenisasi produk dan menggalang dana dari investor global, terutama di sektor properti, energi terbarukan, infrastruktur, logistik, dan pertanian.
Dr. Tran Quy, Direktur Vietnam Institute for Digital Economy Development sekaligus Ketua MetaDAP, mengatakan model ini menghubungkan teknologi digital dengan ekonomi riil sekaligus membatasi token spekulatif atau "token kosong", serta mempermudah valuasi aset dan keterbukaan informasi. Konsultan global Boston Consulting Group memperkirakan pasar global tokenisasi aset dunia nyata dapat melampaui US$14 triliun pada 2030, memberi ruang pertumbuhan besar bagi Vietnam.
Nguyen Thi Ngoc Quynh, Vietnam Market Director di Republic dan anggota GOE Alliance, menilai pendekatan hati-hati Vietnam sejalan dengan regulasi aset digital yang lebih ketat di pasar besar seperti Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat. Namun ia mengingatkan Vietnam masih membutuhkan regulasi yang lebih jelas dan riset lebih dalam soal preferensi investor asing.
Lima Kandidat Bursa dan Aturan Baru
Vietnam hingga kini belum melisensikan bursa aset kripto mana pun. Pada Vietnam RWA Summit 2026, To Tran Hoa, Wakil Kepala Harian Dewan Pasar Perdagangan Aset Digital di bawah State Securities Commission, mengungkapkan lima perusahaan telah lolos asesmen awal untuk mengembangkan bursa. Mereka wajib memenuhi persyaratan keamanan sistem informasi Level 4 dan menyetorkan modal minimal 10 triliun VND (sekitar US$383 juta).
Pada 16 Juli, pemerintah menerbitkan Keputusan No. 284/2026/ND-CP tentang sanksi administratif atas pelanggaran terkait aset kripto, termasuk denda 30–50 juta VND bagi investor domestik yang bertransaksi melalui platform ilegal. Keputusan tersebut mulai berlaku 1 September 2026, dan investor domestik baru diwajibkan bertransaksi melalui penyedia berlisensi enam bulan setelah izin pertama diterbitkan Kementerian Keuangan Vietnam.
Nguyen The Minh, Direktur Divisi Investment Banking di An Binh Securities Company, menilai bursa berlisensi akan memberi investor Vietnam kanal perdagangan yang lebih resmi, transparan, dan aman sekaligus menekan maraknya bursa penipuan. Regulasi baru ini diyakini akan mendorong investor memilih platform yang patuh hukum dan membatasi praktik pertukaran ilegal.
Post a Comment for "Vietnam Siapkan Pasar Aset Kripto Legal, Tokenisasi Aset Dunia Nyata Jadi Fokus Utama"