Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Vietnam dan Korsel Perkuat Konektivitas Ekosistem Startup di Busan, Buka Peluang Pasar Asia

Kerjasama Vietnam Korsel Startup

Vietnam dan Korsel Perkuat Konektivitas Ekosistem Startup di Busan, Buka Peluang Pasar Asia

SEOUL — Vietnam dan Republik Korea (RoK) terus memperkuat kerja sama di bidang inovasi dan startup, dengan fokus khusus pada pembukaan pasar bagi startup Vietnam di kawasan Asia Tenggara. Pada 17 Juli 2026, Doan Phuong Lan, Konsul Jenderal Vietnam di Busan, bertemu dengan Kim Yong-woo, CEO dari Busan Center for Creative Economy and Innovation (BCEC), untuk membahas berbagai inisiatif strategis, seperti dilansir oleh People's Army Newspaper Online.

Topik pembahasan meliputi pembukaan pasar Vietnam bagi startup dari kawasan tenggara Republik Korea serta penguatan koneksi bilateral di bidang inovasi. Pertemuan ini menjadi kelanjutan dari komitmen kedua negara untuk memperdalam kerja sama ekonomi digital.

Mekanisme Pendanaan dan Dukungan Startup

BCEC yang berbasis di Busan telah menjadi salah satu pusat inkubasi startup terkemuka di Korea Selatan dengan jaringan yang mencakup lebih dari 500 perusahaan startup dan 100 mentor industri. Melalui kolaborasi ini, startup Vietnam diharapkan dapat mengakses teknologi, modal ventura, dan pasar yang lebih luas di Korea Selatan.

Pemerintah Korea Selatan melalui Ministry of SMEs and Startups telah mengalokasikan dana senilai ₩200 miliar (sekitar US$143 juta) untuk program internasionalisasi startup, yang mencakup akselerasi dan pendampingan bagi startup asing yang ingin masuk ke pasar Korea, termasuk startup dari Vietnam.

Di sisi Vietnam, Ministry of Science and Technology terus mendorong pengembangan ekosistem startup melalui berbagai program inkubasi dan percepatan teknologi. Venture Forum 2026 yang diselenggarakan di Ho Chi Minh City pada Juni 2026 menggarisbawahi kekuatan modal domestik, inovasi teknologi, dan ekosistem startup yang semakin matang sebagai pendorong utama pasar merger dan akuisisi (M&A) di Vietnam.

Peluang Pasar Asia Tenggara dan Tantangan

Kolaborasi ini datang pada momen yang tepat, mengingat pasar startup Asia Tenggara diproyeksikan mencapai nilai US$1 triliun pada tahun 2030. Startup di bidang fintech, e-commerce, healthtech, dan edtech menjadi sektor yang paling banyak menarik investasi.

Pihak VietnamPlus juga melaporkan bahwa Vietnam telah menargetkan pendanaan pasar saham sebesar US$205,6 miliar untuk periode 2026-2030, yang akan memberikan modal tambahan bagi startup domestik untuk berkembang dan berkolaborasi dengan mitra internasional.

Kerjasama Vietnam-Korsel ini diharapkan tidak hanya memperkuat ekosistem startup kedua negara, tetapi juga menjadi model kerja sama inovatif yang dapat direplikasi oleh negara-negara lain di Asia Tenggara. Dengan sinergi yang tepat, kedua negara berpotensi menciptakan gelombang startup baru yang kompetitif di pasar global.

Post a Comment for "Vietnam dan Korsel Perkuat Konektivitas Ekosistem Startup di Busan, Buka Peluang Pasar Asia"