Polisi Singapura Revolusioner: Pemindaian 3D dan AI Digunakan untuk Pecahkan Kasus Kriminal Kompleks

Teknologi kepolisian

Singapore Police Force Adopsi Teknologi Mutakhir untuk Investigasi

SINGAPURA — Singapore Police Force (SPF) kini memanfaatkan teknologi canggih seperti artificial intelligence (AI) dan pemindai 3D untuk membantu spesialis forensik dan investigator dalam memecahkan kasus-kasus kriminal yang kompleks. Langkah ini diumumkan oleh Komisioner Kepolisian Singapura Hoong Wee Teck pada 10 Juni 2026.

Teknologi yang Digunakan

Singapore CID (Criminal Investigation Department) telah mengintegrasikan beberapa teknologi baru dalam operasional mereka. Pemindai 3D portabel kini digunakan untuk mendokumentasikan TKP (Tempat Kejadian Perkara) secara digital dengan presisi tinggi. Teknologi ini memungkinkan investigator untuk merekonstruksi ulang TKP secara virtual dan menganalisis bukti-bukti dari berbagai perspektif.

Selain itu, SPF juga menggunakan AI-powered facial recognition dan sistem analisis data berbasis machine learning yang dikembangkan oleh Home Team Science and Technology Agency (HTX) Singapura. Sistem ini mampu mengidentifikasi pola kejahatan dan menghubungkan kasus-kasus yang sebelumnya tidak terkait.

Dampak Terhadap Efektivitas Penegakan Hukum

Menurut data yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri Singapura (MHA), tingkat penyelesaian kasus kriminal di Singapura telah meningkat sebesar 15% sejak adopsi teknologi ini. Menteri Dalam Negeri K. Shanmugam menyatakan bahwa investasi dalam teknologi forensik merupakan prioritas utama untuk mempertahankan Singapura sebagai salah satu kota teraman di dunia.

SPF juga bekerja sama dengan Universitas Teknologi dan Desain Singapura (SUTD) dan Nanyang Technological University (NTU) untuk mengembangkan generasi berikutnya dari alat-alat forensik digital. Kerjasama ini diharapkan dapat menempatkan Singapura di garis depan inovasi penegakan hukum di kawasan Asia Tenggara.

Sumber: The Star Malaysia, Singapore Police Force, MHA Singapura

Post a Comment

0 Comments