
Kecelakaan Maut dalam Study Tour di Lokasi Proyek Pangkalan AS
NAGO, OKINAWA — Dua perahu wisata yang membawa pelajar Jepang dalam kunjungan studi terbalik di perairan lepas Henoko, Prefektur Okinawa, pada 16 Maret 2026, menewaskan seorang siswi dan seorang kapten perahu.
Korban tewas diidentifikasi sebagai Tomoka Takeishi, 17 tahun, siswi tahun kedua di Doshisha International Senior High School di Prefektur Kyoto, dan Hajime Kanai, 71 tahun, kapten perahu Fukutsu. Dua orang lainnya mengalami luka-luka.
Kronologi Kecelakaan
Sebanyak 21 orang berada di atas dua perahu — Fukutsu (1,9 ton) dan Heiwa Maru (di bawah 5 ton) — ketika perahu-perahu tersebut terbalik sekitar pukul 10:12 pagi waktu setempat. Perahu Fukutsu terbalik lebih dulu, dan Heiwa Maru terbalik sekitar dua menit kemudian saat mencoba mendekat untuk membantu penyelamatan.
Semua penumpang berhasil dievakuasi dalam waktu sekitar satu jam 10 menit, namun Takeishi dan Kanai kemudian dinyatakan tewas. Seluruh siswa menggunakan jaket pelampung, namun tidak ada guru pendamping yang berada di atas perahu, menurut pejabat Kantor Penjaga Pantai Wilayah ke-11.
Konteks Lokasi Kontroversial
Para siswa sedang mengamati pembangunan fasilitas relokasi Pangkalan Udara Korps Marinir AS Futenma dari Ginowan ke Henoko — proyek yang telah memicu protes selama lebih dari 20 tahun. Meskipun tur perahu di kawasan ini sudah berlangsung dua dekade, ini merupakan kecelakaan fatal pertama.
Gubernur Okinawa Denny Tamaki menyatakan "sangat berduka" atas insiden tersebut. Badan Meteorologi Jepang mencatat bahwa peringatan gelombang tinggi telah dikeluarkan untuk pesisir Nago pagi itu, memperingatkan adanya sistem tekanan rendah.
Sumber: Asahi Shimbun, AP News, Japan Coast Guard — Maret 2026
0 Comments