ACEN Corporation Kembangkan Proyek PLTS Raksasa San Manuel 300 MW di Pangasinan

Lompatan Transisi Energi Bersih Melalui Pembangkit Surya Terbesar di Luzon
MANILA — Perusahaan energi terbarukan terkemuka asal Filipina di bawah naungan konglomerasi Ayala Group, ACEN Corporation, resmi mengumumkan percepatan pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) San Manuel berkapasitas 300 megawatt (MW) di Provinsi Pangasinan. Proyek ramah lingkungan berskala raksasa ini ditargetkan memperkuat keandalan pasokan listrik jaringan transmisi Luzon sekaligus mempercepat pemenuhan target bauran energi bersih nasional Filipina.
Pengembangan fasilitas pembangkit surya ini menjadi langkah nyata sektor swasta dalam memitigasi dampak perubahan iklim dan mengurangi ketergantungan historis terhadap bahan bakar batu bara impor. Proyek ini diproyeksikan mampu memasok kebutuhan energi listrik bersih bagi ratusan ribu keluarga serta menopang aktivitas industri manufaktur di kawasan Luzon tengah dan utara.
Investasi Strategis dan Penguatan Jaringan Transmisi Nasional
Chief Executive Officer ACEN Corporation, Eric Francia, menjelaskan bahwa proyek PLTS San Manuel mengalokasikan investasi strategis senilai miliaran peso Filipina untuk memasang ratusan ribu modul panel fotovoltaik efisiensi tinggi serta sistem pelacak surya sumbu tunggal (single-axis tracker). Teknologi tersebut memungkinkan penyerapan radiasi matahari secara optimal sepanjang hari, menghasilkan pasokan listrik yang konsisten bagi jutaan rumah tangga di berbagai distrik provinsi Pangasinan.
Pembangkit surya ini terhubung secara langsung dengan sistem transmisi tegangan tinggi yang dioperasikan oleh National Grid Corporation of the Philippines (NGCP). Melalui konektivitas gardu induk terpadu, pasokan listrik terbarukan dari San Manuel mampu mengantisipasi lonjakan beban puncak konsumsi energi di pusat-pusat komersial Metro Manila tanpa menimbulkan risiko ketidakstabilan frekuensi pada jaringan listrik nasional.
Dukungan Regulasi Departemen Energi dan Pemberdayaan Komunitas
Sekretaris Departemen Energi Filipina (Department of Energy/DOE), Raphael Lotilla, mengapresiasi komitmen sektor swasta dalam memperluas portofolio energi hijau. Proyek San Manuel dinilai selaras dengan target Philippine Energy Plan yang mematok porsi energi terbarukan mencapai 35 persen dalam bauran pembangkitan listrik nasional pada dekade ini, serta melesat hingga 50 persen di masa depan.
Selain dampak langsung terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca hingga lebih dari 400.000 ton karbon dioksida per tahun, ACEN Corporation menggandeng pemerintah daerah Pangasinan dan Departemen Lingkungan Hidup Filipina (DENR) untuk meluncurkan program penghijauan area penyangga di sekitar instalasi. Program ini juga mencakup pelatihan kejuruan teknik kelistrikan surya bagi para pemuda setempat guna menciptakan lapangan kerja hijau yang berkelanjutan.
Pilar Kemandirian Energi Berkelanjutan di Kawasan Regional
Pembangunan PLTS San Manuel oleh ACEN Corporation membuktikan kepiawaian korporasi Filipina dalam mengembangkan infrastruktur energi terbarukan berkelas dunia. Melalui integrasi teknologi pembangkitan surya mutakhir dan tata kelola lingkungan yang bertanggung jawab, proyek ini menjadi pilar utama ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Asia Tenggara.
Post a Comment for "ACEN Corporation Kembangkan Proyek PLTS Raksasa San Manuel 300 MW di Pangasinan"