Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Raksasa Vingroup Gandeng Produsen Alstom Prancis Pasok 200 Rangkaian Kereta Otomatis Metro Hanoi

Rangkaian Kereta Alstom untuk Jaringan Metro Hanoi Vietnam

Modernisasi Transportasi Massal Vietnam Melalui Kereta Tanpa Masinis Generasi Baru

Konglomerat terkemuka Vietnam, Vingroup Joint Stock Company, secara resmi menyepakati perjanjian kerja sama strategis berskala besar dengan pabrikan sarana perkeretaapian global asal Prancis, Alstom SA, untuk pengadaan 200 rangkaian kereta rel listrik perkotaan tanpa masinis (driverless metro trainsets). Kesepakatan bernilai triliunan dong ini ditujukan guna mendukung percepatan pembangunan jaringan transportasi massal ramah lingkungan di ibu kota Hanoi serta mewujudkan sistem mobilitas perkotaan modern berstandar internasional.

Alih Teknologi dan Strategi Manufaktur Dua Tahap

Berdasarkan rincian kontrak resmi, kemitraan antara Vingroup dan Alstom akan dilaksanakan melalui dua fase strategis yang mengedepankan aspek transfer teknologi manufaktur perkeretaapian. Pada fase perdana, sebanyak 83 rangkaian kereta pertama akan diproduksi langsung di fasilitas manufaktur utama Alstom di Prancis untuk menjamin standar kualitas mekanis dan sistem kendali otomatis tingkat tinggi.

Selanjutnya, fase kedua akan melibatkan proses perakitan lokal secara bertahap di Vietnam melalui pembentukan fasilitas manufaktur bersama di bawah naungan unit bisnis industri Vingroup. Langkah transfer pengetahuan teknik ini bertujuan membangun kemandirian industri rantai pasok transportasi dalam negeri, sekaligus memperkuat kompetensi tenaga insinyur perkeretaapian lokal Vietnam dalam merawat dan memproduksi komponen kereta masa depan secara mandiri.

Dukungan Penuh Pemerintah Hanoi Mengurangi Emisi Karbon Perkotaan

Proyek pengadaan ratusan rangkaian kereta metro ini mendapatkan dukungan penuh dari Komite Rakyat Kota Hanoi (Hanoi People's Committee) dan operator Hanoi Metro Company. Ibu kota Vietnam saat ini tengah memacu penyelesaian lima jalur rel perkotaan baru dengan total panjang lintasan mencapai 253,5 kilometer untuk mengurai kemacetan lalu lintas dan menekan polusi udara secara terukur.

Penggunaan rangkaian kereta otomatis Alstom yang dirancang hemat energi diharapkan mampu memangkas waktu tempuh antardistrik vital di Hanoi hingga 50 persen. Manajemen Vingroup menegaskan bahwa komitmen mereka dalam proyek perkeretaapian ini merupakan kelanjutan dari visi transformasi hijau korporasi yang sebelumnya sukses mengembangkan ekosistem kendaraan listrik VinFast di kancah global.

Kesimpulan

Kolaborasi strategis antara Vingroup dan Alstom menandai lompatan raksasa dalam agenda modernisasi infrastruktur publik Vietnam. Melalui integrasi teknologi transportasi tanpa masinis yang ramah lingkungan dan komitmen alih teknologi industri berjangka panjang, proyek metro Hanoi ini menjadi teladan nyata transformasi mobilitas berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.

Post a Comment for "Raksasa Vingroup Gandeng Produsen Alstom Prancis Pasok 200 Rangkaian Kereta Otomatis Metro Hanoi"