Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

MDEC Gelar Forum MDX 2026, Dorong Investasi Pusat Data Berkelanjutan dan Ekosistem AI Malaysia

Pusat Data Modern Server Komputasi AI di Cyberjaya Malaysia

Akselerasi Posisi Malaysia sebagai Pusat Komputasi Awan dan Kecerdasan Buatan Regional

Perbadanan Ekonomi Digital Malaysia (Malaysia Digital Economy Corporation/MDEC) sukses menggelar perhelatan teknologi akbar Malaysia Digital Expo (MDX) 2026 di Kuala Lumpur Convention Centre. Forum tingkat tinggi ini mempertemukan lebih dari 1.500 delegasi korporasi teknologi global, pengembang kecerdasan buatan, investor modal ventura, dan pengambil kebijakan pemerintah untuk merumuskan fase lanjutan pembangunan ekonomi digital negara jiran tersebut di luar sekadar pembangunan fisik infrastruktur.

Ketua Lembaga Pembangunan Pelaburan Malaysia (MIDA) Tengku Datuk Seri Zafrul Abdul Aziz menegaskan dalam pidato utamanya bahwa gelombang deras investasi pusat data bernilai miliaran ringgit harus diimbangi dengan dampak limpahan ekonomi nyata (measurable economic spillovers), khususnya transfer teknologi mutakhir dan pembukaan lapangan kerja bernilai tambah tinggi bagi talenta lokal.

Tengku Zafrul menyoroti bahwa keterbukaan iklim usaha dan kestabilan regulasi Malaysia telah menempatkan negara tersebut sebagai destinasi utama relokasi rantai pasok teknologi digital di Asia Tenggara.

Pertumbuhan Koridor Komputasi Awan di Cyberjaya dan Johor

Dalam dua tahun terakhir, Malaysia telah melesat menjadi salah satu episentrum pertumbuhan pusat data komputasi AI paling diminati di Asia Pasifik. Kawasan teknologi strategis di Cyberjaya serta kawasan industri Sedenak Tech Park dan Nusajaya Tech Park di Johor berhasil mengamankan investasi raksasa dari korporasi teknologi global kenamaan, termasuk Microsoft, Google Cloud, AWS, dan Yondr Group.

Manajemen MDEC menggarisbawahi bahwa sertifikasi inisiatif Malaysia Digital (MD) kini menerapkan standar ketat kepatuhan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Para penyedia pusat data diwajibkan mengintegrasikan sistem pendinginan mutakhir berbasis cairan (liquid cooling) serta menjalin kerja sama energi hijau dengan Tenaga Nasional Berhad (TNB) guna menekan jejak emisi karbon fasilitas komputasi mereka.

Komitmen ini bertujuan agar konsumsi listrik dan air skala besar dari pusat data tidak mengganggu pasokan kebutuhan domestik masyarakat umum, melainkan mendorong transisi menuju bauran energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga surya dan hidroelektrik skala regional.

Program Pelatihan Nasional Mencetak 50.000 Spesialis AI Lokal

Guna mengoptimalkan fasilitas infrastruktur yang ada, forum MDX 2026 meluncurkan kerangka kerja nasional AI Nation 2026 yang bermitra langsung dengan konsorsium universitas riset negeri di Malaysia. Inisiatif strategis ini memberikan kurikulum sertifikasi rekayasa model kecerdasan buatan, komputasi awan, dan etika algoritma kepada lebih dari 50.000 lulusan teknik komputer muda dalam kurun tiga tahun ke depan.

Kementerian Digital Malaysia menargetkan kontribusi sektor teknologi dan ekonomi digital mampu menembus lebih dari 25,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada akhir tahun 2026, memastikan kedaulatan digital dan kemakmuran jangka panjang bagi masyarakat Malaysia di tengah persaingan ekonomi global yang kian sengit.

Post a Comment for "MDEC Gelar Forum MDX 2026, Dorong Investasi Pusat Data Berkelanjutan dan Ekosistem AI Malaysia"