Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kereta Cepat Whoosh Bukukan Ketepatan Waktu 99,4 Persen dan Angkut Jutaan Penumpang di Semester I 2026

Kereta api cepat modern di peron stasiun

Standar Pelayanan Prima Operasional Kereta Cepat Pertama di Asia Tenggara

BANDUNG — PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatatkan capaian operasional luar biasa sepanjang semester pertama tahun 2026. Kereta Cepat Whoosh yang menghubungkan Stasiun Halim di Jakarta Timur dengan Stasiun Tegalluar di Kabupaten Bandung berhasil mencatatkan rasio ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan (on-time performance) sebesar 99,4 persen, menjadikannya salah satu layanan transportasi rel paling andal di kawasan Asia.

Pertumbuhan Volume Penumpang Harian dan Efisiensi Konektivitas Urban

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menyampaikan bahwa jumlah kumulatif penumpang Whoosh telah melampaui 4,5 juta orang pada paruh pertama tahun ini. Rata-rata okupansi harian pada hari kerja mencapai 80 persen, sementara pada akhir pekan dan musim liburan nasional tingkat keterisian kursi secara konsisten menyentuh angka 98 persen.

Dengan waktu tempuh hanya 30 hingga 45 menit antarstasiun, Whoosh berhasil mengubah pola mobilitas para profesional komuter dan pebisnis antara kawasan megapolitan Jabodetabek dan Bandung Raya. Kehadiran moda pengumpan (feeder) dari Stasiun Padalarang menuju Stasiun Bandung Kota yang terintegrasi secara mulus turut memperkuat daya tarik layanan kereta peluru ini.

Katalis Pertumbuhan Koridor Ekonomi Baru dan Pariwisata Jawa Barat

Pengoperasian kereta cepat ini juga memicu efek pengganda (multiplier effect) ekonomi yang signifikan bagi koridor Jakarta-Bandung. Sektor perhotelan, sentra kuliner, dan destinasi wisata di Bandung mencatatkan peningkatan pendapatan hingga 25 persen. Kawasan pengembangan berbasis transit (Transit-Oriented Development/TOD) di sekitar Stasiun Karawang dan Tegalluar kini mulai menarik minat pengembang properti dan investor logistik pergudangan modern.

Pencapaian kinerja Whoosh membuktikan keberhasilan transfer teknologi sistem perkeretaapian cepat berkecepatan 350 km/jam ke tangan tenaga kerja dan teknisi muda Indonesia. Keberhasilan operasional ini kian memposisikan Indonesia sebagai pelopor modernisasi transportasi massal ramah lingkungan dan rendah emisi di Asia Tenggara.

Post a Comment for "Kereta Cepat Whoosh Bukukan Ketepatan Waktu 99,4 Persen dan Angkut Jutaan Penumpang di Semester I 2026"