Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

AIIB dan Konsorsium Perbankan Malaysia Sepakati Pembiayaan Hijau US$6 Miliar untuk Infrastruktur

Pusat finansial dan gedung modern di Kuala Lumpur Malaysia

Langkah Raksasa Menuju Transisi Energi Melalui Mobilisasi Dana Berkelanjutan

KUALA LUMPUR — Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) secara resmi menandatangani kemitraan strategis dengan konsorsium perbankan terkemuka di Malaysia guna memobilisasi fasilitas pembiayaan berkelanjutan hingga 6 miliar dolar AS (sekitar RM28,3 triliun). Konsorsium ini beranggotakan Malayan Banking Berhad (Maybank), CIMB Group Holdings Berhad, AmBank Group, dan Bank Pembangunan Malaysia Berhad (BPMB).

Dukungan Penuh Terhadap Target Transisi Energi Nasional NETR

Kesepakatan pembiayaan berskala mega ini ditujukan untuk mendanai berbagai proyek infrastruktur ramah lingkungan, termasuk ekspansi pembangkit listrik tenaga surya terapung di Perak, peningkatan efisiensi jaringan transmisi nasional Tenaga Nasional Berhad (TNB), serta pembangunan terminal logistik maritim hijau di Pelabuhan Klang. Inisiatif ini sejalan dengan kerangka kerja National Energy Transition Roadmap (NETR) yang diluncurkan Kementerian Ekonomi Malaysia.

Presiden AIIB Jin Liqun menyatakan bahwa sektor perbankan komersial di Asia Tenggara memiliki potensi luar biasa dalam menyalurkan likuiditas swasta ke sektor-sektor hijau yang berdaya tahan iklim. Sementara itu, Group CEO Maybank Khairussaleh Ramli menjelaskan bahwa kemitraan ini mempertegas komitmen sektor keuangan Malaysia dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam portofolio kredit komersial dan korporasi.

Dampak Nyata bagi Penciptaan Lapangan Kerja Hijau di Lembah Klang

Melalui kucuran pembiayaan ini, para pelaku industri lokal diproyeksikan mampu menyerap ribuan tenaga kerja terampil di bidang rekayasa teknologi bersih, instalasi panel fotovoltaik, dan manajemen sistem kelistrikan pintar. CEO CIMB Group Novan Amirudin menambahkan bahwa instrumen pembiayaan terstruktur ini juga dirancang untuk membuka akses modal kompetitif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin beralih ke operasional ramah lingkungan.

Sinergi multilateral antara AIIB dan bank-bank papan atas Malaysia menandai babak baru dalam transformasi ekonomi hijau kawasan. Langkah ini diharapkan mampu menjadi model acuan bagi negara-negara tetangga di ASEAN dalam mempercepat dekarbonisasi tanpa mengorbankan stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional.

Post a Comment for "AIIB dan Konsorsium Perbankan Malaysia Sepakati Pembiayaan Hijau US$6 Miliar untuk Infrastruktur"