Perdagangan Vietnam-India Tembus US$10 Miliar di Semester I 2026, Bidik US$25 Miliar pada 2030
Perdagangan Vietnam-India Tembus US$10 Miliar di Semester I 2026, Bidik US$25 Miliar pada 2030
HANOI — Nilai perdagangan bilateral antara Vietnam dan India menembus angka US$10 miliar pada semester pertama 2026, setara dengan 60 persen dari total perdagangan kedua negara sepanjang 2025. Capaian ini mencatatkan pertumbuhan positif di berbagai sektor kunci dan memperkuat optimisme bahwa target perdagangan US$25 miliar pada 2030 dapat tercapai.
Data dari otoritas perdagangan Vietnam menunjukkan komoditas elektronik, tekstil, hasil pertanian, kopi, dan kacang mete menjadi motor utama ekspor Vietnam ke India. Sebaliknya, India memasok farmasi, baja, pakan ternak, dan mesin industri ke pasar Vietnam. Jalur pelayaran antara Pelabuhan Haiphong dan Pelabuhan Nhava Sheva di Mumbai kini menjadi arteri logistik tersibuk kedua negara.
Komitmen Para Pemimpin Kedua Negara
Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh dan Perdana Menteri India Narendra Modi telah berulang kali menegaskan komitmen memperdalam kemitraan strategis komprehensif kedua negara. Kunjungan-kunjungan tingkat tinggi dalam dua tahun terakhir menghasilkan puluhan nota kesepahaman di bidang energi terbarukan, teknologi digital, dan manufaktur.
Sejumlah korporasi raksasa turut mempercepat ekspansi lintas negara. Produsen otomotif Vietnam VinFast menjajaki pasar India, sementara raksasa telekomunikasi Viettel mengembangkan kerja sama teknologi. Dari sisi India, konglomerasi Tata Group dan Adani Ports meningkatkan investasi di sektor logistik dan energi Vietnam.
Kerja Sama Teknologi dan Transisi Hijau
Selain perdagangan barang, Vietnam dan India memperluas kolaborasi ke ekonomi digital dan transisi energi hijau. Swedia melalui forum kerja sama Nordik juga menyatakan ketertarikan memperkuat kemitraan teknologi dengan Vietnam, menandakan posisi Hanoi yang kian strategis dalam rantai pasok global.
Ekonom memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Vietnam mencapai 11 persen pada 2027, didorong investasi asing langsung dan diversifikasi mitra dagang. "India adalah mitra yang saling melengkapi bagi Vietnam — besar, tumbuh cepat, dan memiliki kebutuhan yang cocok dengan keunggulan manufaktur Vietnam," ujar seorang ekonom di Hanoi. Dengan fondasi semester pertama yang kuat, paruh kedua 2026 diprediksi mencatatkan rekor baru.
Sumber: VietnamPlus, VTV News
Post a Comment for "Perdagangan Vietnam-India Tembus US$10 Miliar di Semester I 2026, Bidik US$25 Miliar pada 2030"