Penang Raih Rekor Investasi Manufaktur RM17,3 Miliar di Semester Pertama 2026

Penang Raih Rekor Investasi Manufaktur RM17,3 Miliar di Semester Pertama 2026
Pulau Pinang, 3 September 2026 — Negeri Pulau Pinang mencatatkan total investasi manufaktur yang telah disetujui sebesar RM17,3 miliar pada semester pertama tahun 2026, meningkat drastis 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menurut data resmi dari Invest Penang Corporation (IPC). Pencapaian ini menempatkan pulau tersebut di jalur untuk melampaui rekor tahunan sebelumnya sebesar RM22,4 miliar yang dicapai pada 2025.
Kenaikan signifikan ini didorong oleh minat investor global terhadap sektor elektronik, semikonduktor, dan layanan logistik berteknologi tinggi di kawasan Northern Correlation Economic Region (NCER). Pemerintah federal melalui Majat Pembangunan Industri Malaysia (MIDA) menyoroti bahwa Penang terus memperkuat posisinya sebagai hub manufaktur tertinggi di Asia Tenggara.
Sektor Elektronik dan Semikonduktor Pimpin Arus Modal
Bidang elektronik dan semikonduktor menjadi penyumbang terbesar arus investasi, diikuti oleh perusahaan-perusahaan multinasional terkemuka seperti Intel, Infineon Technologies, dan ON Semiconductor yang telah beroperasi di kawasan Bebas Berikat Bayan Lepas selama bertahun-tahun. Selain itu, kehadiran terbaru Keysight Technologies dan Lam Research International semakin mempertebal ekosistem industri canggih di Pulau Pinang.
Chief Executive Officer Invest Penang Corporation, Datuk Dr. Syed Zain Azman Syed Nor, menyatakan bahwa keberhasilan ini mencerminkan kepercayaan dunia terhadap stabilitas regulasi dan infrastruktur yang tersedia di Pulau Pinang. "Investor tidak hanya melihat biaya tenaga kerja, tetapi juga ketersediaan talenta terampil, konektivitas pelabuhan, serta dukungan kebijakan fiskal yang jelas," ujarnya dalam konferensi pers di George Town.
Dampak Regional dan Prospek ke Akhir Tahun
Setelah menembus angka RM17,3 miliar dalam enam bulan pertama, analisis ekonomi menunjukkan bahwa Pulau Pinang berpotensi mencapai RM25 hingga RM28 miliar jika tren ini berlanjut sepanjang sisa tahun. Sektor pendukung seperti kontraktor elektronik kontrak dan pabrik komponen otomotif turut menikmati spillover effect dari gelombang investasi primer ini.
Data dari Bank Dunia menegaskan bahwa pertumbuhan investasi manufaktur di Penang berkontribusi positif terhadap penciptaan lebih dari 50.000 lapangan kerja baru secara langsung. Dengan infrastruktur pelabuhan bebas Batu Kawan yang terus diperluas dan pembangunan jalur kereta api lintas utara yang sedang berjalan, prospek Pulau Pinang sebagai pusat manufaktur cerdas di Asia Tenggara semakin cerah.
Post a Comment for "Penang Raih Rekor Investasi Manufaktur RM17,3 Miliar di Semester Pertama 2026"