Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ekonomi Vietnam Diproyeksi Tumbuh 11 Persen pada 2027, VIFA ASEAN 2026 Hadirkan 600 Booth Furnitur

Kota Ho Chi Minh Vietnam

Ekonomi Vietnam Diproyeksi Tumbuh 11 Persen pada 2027, VIFA ASEAN 2026 Hadirkan 600 Booth Furnitur

HO CHI MINH CITY — Ekonomi Vietnam diproyeksikan tumbuh hingga 11 persen pada 2027, menurut laporan VTV English awal September 2026. Proyeksi optimistis ini didukung arus investasi asing langsung (FDI) dari raksasa seperti Samsung Electronics, Intel, Lego Manufacturing Vietnam, dan Apple melalui mitra Foxconn dan Luxshare.

Portal hukum JD Supra menyebut momentum ekonomi Vietnam perlu menjembatani kesenjangan antara ambisi dan eksekusi, sementara The Diplomat pada Agustus 2026 mengulas pergeseran strategi FDI Vietnam dari sekadar penciptaan lapangan kerja menuju peningkatan keterampilan.

VIFA ASEAN 2026 Dongkrak Rantai Pasok Global

Pameran furnitur internasional VIFA ASEAN 2026 di SECC Ho Chi Minh City menghadirkan lebih dari 600 stan dan ratusan merek furnitur global. Dilansir Vietnam News, ajang yang digelar Hawa Corporation ini memperkuat koneksi rantai pasok global dan menarik pembeli dari Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Timur Tengah.

Perdagangan dan Kemitraan Meluas

VietnamPlus mencatat perdagangan Vietnam-India melampaui US$10 miliar, sementara Zee News mengulas ledakan perdagangan hingga US$25 miliar. Vietnam juga memperdalam kerja sama keuangan dengan Rusia dan kerja sama komprehensif dengan Kanada, menurut Vietnam Investment Review (VIR) dan VietnamNet.

Dengan kombinasi manufaktur, furnitur, dan pertanian, Vietnam kian percaya diri menjadi negara berpendapatan menengah-atas sebelum 2030. (Sumber: VTV, Vietnam News, VietnamPlus, The Diplomat)

Post a Comment for "Ekonomi Vietnam Diproyeksi Tumbuh 11 Persen pada 2027, VIFA ASEAN 2026 Hadirkan 600 Booth Furnitur"