Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

BillEase Filipina Catat Pendapatan US$151 Juta, Perluas Layanan Pinjaman Digital

Pembayaran digital dan aplikasi fintech di Filipina

Platform Pinjaman Digital Filipina Ini Raih Pertumbuhan Pendapatan 82 Persen

JakartaBillEase, platform layanan pinjaman digital terkemuka di Filipina yang bernaung di bawah grup investasi Singapura Jin Chan Invest, mencatatkan pendapatan sebesar US$151,2 juta untuk tahun keuangan berakhir 31 Desember 2025, melonjak 82 persen dibandingkan US$83,3 juta pada tahun sebelumnya.

Keluaran tersebut membuktikan potensi pasar keuangan digital yang sangat besar di Filipina, negara dengan populasi lebih dari 115 juta jiwa namun masih memiliki tingkat inklusi keuangan formal yang rendah.

Raih 1,3 Juta Pelanggan Baru dalam Satu Tahun

Selain pertumbuhan pendapatan, BillEase berhasil menambah sekitar 1,3 juta pelanggan baru sepanjang 2025, rata-rata lebih dari 100.000 nasabah per bulan. Total portofolio pinjaman kotor (gross loan book) perusahaan membengkak hingga US$212,1 juta.

Georg Steiger, Co-founder sekaligus COO BillEase, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini sepenuhnya didanai dari laba operasional tanpa memerlukan pendanaan eksternal. "Ini menunjukkan model bisnis kami mampu menghasilkan arus kas positif secara mandiri," ujarnya dalam keterangan resmi kepada CrowdFund Insider.

Laba Bersih Naik 57 Persen, Terus Cetak Laba Tiga Tahun Berturut

Laba bersih (net income) BillEase naik 57 persen ke level US$13,6 juta, menandai pencapaian profitabilitas ketiga kali berturut-turut. Keuntungan sebelum pajak mencapai US$18,2 juta, sementara gross profit tumbuh dari US$64,9 juta menjadi US$119,2 juta.

Dalam strategi ekspansi selanjutnya, Jin Chan Invest mengalokasikan sebagian biaya operasional sebesar US$28,5 juta untuk memperkuat tim penjualan daratan dan mempersiapkan perolehan lisensi perbankan digital agar bisa melayani segmen masyarakat yang belum tersentuh layanan finansial formal.

Berdasarkan data dari Alexandre Blangkenda, Analis Riset Fintech Southeast Asia di lembaga pemeringkat Fitch Solutions, sektor fintech kredit konsumen di Filipina diproyeksikan berkembang 35 persen per tahun selama tiga tahun mendatang.

Sumber: CrowdFund Insider, Yahoo Finance

Post a Comment for "BillEase Filipina Catat Pendapatan US$151 Juta, Perluas Layanan Pinjaman Digital"