Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bank Sentral Filipina Naikkan Suku Bunga Ketiga Kalinya, PSEi Justru Menguat

Panorama kota Manila Filipina

Bank Sentral Filipina Naikkan Suku Bunga Ketiga Kalinya, PSEi Justru Menguat

MANILABangko Sentral ng Pilipinas (BSP) kembali menaikkan suku bunga acuan pada 2026, langkah ketiga berturut-turut tahun ini, di tengah inflasi yang masih lengket. Keputusan yang dipimpin Gubernur Eli Remolona ini menaikkan suku bunga kebijakan ke kisaran 4,75 persen, dengan tujuan menjangkar ekspektasi inflasi.

Analis JPMorgan Nilai Langkah Tepat

Analis JPMorgan menilai inflasi Filipina yang persisten, terutama dari harga pangan dan tarif listrik, membenarkan pengetatan lanjutan. Lembaga seperti Bank of the Philippine Islands (BPI), BDO Unibank, dan Metropolitan Bank (Metrobank) diperkirakan diuntungkan dari margin bunga bersih yang lebih lebar, meski pertumbuhan kredit perlu dijaga.

Menariknya, indeks saham Philippine Stock Exchange Index (PSEi) justru memperpanjang penguatan setelah data inflasi melunak. Saham-saham unggulan seperti SM Investments, Ayala Corporation, Jollibee Foods, dan International Container Terminal Services (ICTSI) menopang reli, didukung aksi beli investor asing di kawasan Bonifacio Global City dan Makati.

Optimisme Fintech dan Konsumsi

Di sisi ekonomi digital, ekosistem pembayaran seperti GCash milik Mynt dan Maya Bank terus memperluas inklusi keuangan, membantu transmisi kebijakan moneter ke ekonomi riil. Pemerintah di bawah administrasi Malacanang menjaga belanja infrastruktur lewat program Build Better More.

Kombinasi pengetatan terukur BSP, ketahanan konsumsi domestik, dan PSEi yang resilien memberi sinyal positif bagi pasar keuangan Filipina hingga akhir 2026. (Sumber: Manila Standard, Morningstar, Inquirer)

Post a Comment for "Bank Sentral Filipina Naikkan Suku Bunga Ketiga Kalinya, PSEi Justru Menguat"