Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bank Indonesia Naikkan Insentif KLM Jadi 6 Persen, Bank Mandiri Revisi Proyeksi Ekonomi di Atas 5,3 Persen

Bank Indonesia Naikkan Insentif KLM Jadi 6 Persen

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) resmi menaikkan insentif Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) menjadi 6 persen efektif per September 2026 untuk memacu penyaluran kredit perbankan ke sektor UMKM dan hijau. Kebijakan ini diumumkan Gubernur BI Destry Damayanti dalam Rapat Dewan Gubernur Agustus 2026 di Gedung Thamrin Jakarta, sebagai respons atas melambatnya transmisi likuiditas ke sektor riil.

Gedung Bank Indonesia Jakarta

Insentif KLM diberikan dalam bentuk potongan giro wajib minimum (GWM) bagi bank yang menyalurkan kredit ke sektor prioritas seperti pertanian, pertambangan hilir, pariwisata MICE, dan pembiayaan inklusif. Deputi Gubernur BI Juda Agung menyebut tambahan likuiditas dari kebijakan ini bisa mencapai Rp120 triliun, yang diharapkan menekan suku bunga kredit modal kerja BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BCA.

Bank Mandiri Optimistis Ekonomi 5,34 Persen

Sejalan dengan stimulus moneter, Bank Mandiri melalui Mandiri Sekuritas dan tim riset Office of Chief Economist Andry Asmoro merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi di atas 5,34 persen, lebih tinggi dari prognosis APBN 5,2 persen. Revisi ini ditopang belanja pemerintah yang akseleratif, investasi langsung, dan konsumsi rumah tangga selama Ramadan dan Pilkada serentak.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Forum Indonesia Economic Outlook 2026 juga mengungkapkan target investasi nasional Rp2.175 triliun. Realisasi semester I didominasi BKPM di sektor smelter Morowali milik Tsingshan, ekosistem baterai CATL di Karawang, serta pariwisata Mandalika dan Labuan Bajo. Kementerian Hukum di bawah Menteri Supratman Andi Agtas bahkan mewajibkan 470 layanan Kemenkum berbasis digital mulai September 2026 untuk kepastian hukum investor.

Sarasehan 100 Ekonom dan Bandara Husein

Optimisme juga muncul dari Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 yang digelar Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) dan Universitas Indonesia. Empat strategi dirumuskan yakni penguatan daya tahan fiskal, hilirisasi mineral ANTAM dan MIND ID lewat kompetisi MediaMIND 2026 di UI, digitalisasi UMKM, serta kerja sama internasional seperti Letter of Intent Indonesia-Irlandia untuk sektor digital, energi terbarukan, dan farmasi.

Dari daerah, reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Bandung pada September 2026 dinilai akademisi Poltekpar NHI Bandung akan mendongkrak ekonomi Jawa Barat lewat konektivitas wisatawan Malaysia dan Singapura. Kombinasi stimulus BI, proyeksi Bank Mandiri, dan deregulasi pemerintah membuat ekonomi Indonesia diprediksi tetap resilient di tengah gelombang global 2026.

Post a Comment for "Bank Indonesia Naikkan Insentif KLM Jadi 6 Persen, Bank Mandiri Revisi Proyeksi Ekonomi di Atas 5,3 Persen"