Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
Gedung bursa Ho Chi Minh City, Vietnam

Target Mobilisasi Dana Besar-besaran

Hanoi, Vietnam - Vietnam menargetkan mobilisasi dana sekitar 205,6 miliar dolar AS melalui pasar saham selama periode 2026-2030, atau lebih dari dua kali lipat jumlah yang berhasil dihimpun dalam lima tahun sebelumnya. Rencana ambisius ini diungkapkan media Vietnam, VietNamNet, pada pertengahan Juli 2026.

Target sebesar itu sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempromosikan pasar modal sebagai salah satu saluran pembiayaan utama pembangunan ekonomi, di tengah upaya Vietnam yang sedang berjuang untuk berstatus pasar negara berkembang (emerging market) oleh lembaga penyedia indeks global seperti MSCI dan FTSE Russell. Status tersebut dinilai krusial untuk menarik aliran dana asing jangka panjang.

Reformasi dan Infrastruktur Pasar

Untuk mencapai target tersebut, Komisi Sekuritas Negara Vietnam (SSC) berencana memperkuat infrastruktur perdagangan, sistem pembayaran, serta memperbaiki tata kelola dan transparansi perusahaan tercatat. Bursa Efek Ho Chi Minh (HOSE) dan Bursa Efek Hanoi (HNX) menjadi tulang punggung pasar modal domestik dengan kapitalisasi pasar yang terus bertumbuh.

Pemerintah juga mendorong privatisasi BUMN dan pencatatan saham perusahaan swasta besar guna memperdalam likuiditas pasar. Reformasi yang kini tengah berjalan berfokus pada penghapusan hambatan bagi investor asing, termasuk sistem kliring yang belum sepenuhnya terotomatisasi. Penyelesaian sistem kliring baru diharapkan rampung dalam waktu dekat sehingga memenuhi syarat upgrade status pasar.

Bank-bank besar seperti Vietcombank, BIDV, dan Techcombank disebut-sebut sebagai kandidat utama yang akan memanfaatkan gelombang pencatatan saham baru untuk memperkuat permodalan. Sektor manufaktur dan properti juga diprediksi menjadi penyumbang utama aktivitas pasar modal.

Dukungan Sektor Swasta

Para ekonom memandang target tersebut ambisius namun realistis dengan komitmen reformasi. Gelombang penawaran umum perdana (IPO) dari perusahaan seperti bank dan perusahaan properti diperkirakan mewarnai bursa Vietnam dalam beberapa tahun ke depan. Pertumbuhan ekonomi Vietnam yang stabil, ditopang sektor manufaktur dan ekspor, menjadi daya tarik utama bagi investor global.

Kesimpulan

Dengan target mobilisasi dana besar-besaran, Vietnam menunjukkan ambisinya menjadi pusat keuangan regional. Keberhasilan reformasi pasar modal, termasuk peningkatan transparansi dan modernisasi infrastruktur, akan menjadi kunci pertumbuhan ekonomi berkelanjutan negara tersebut sekaligus membuka peluang besar bagi investor internasional.

Post a Comment for " "