Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PEZA Filipina Capai 72 Persen Target Investasi 2026, Proyek Data Center New Clark City Jadi Pendorong Utama

Philippine Economic Zone Authority PEZA

Investasi Filipina Melesat, PEZA Siap Pecahkan Rekor Tahun Ini

Philippine Economic Zone Authority (PEZA) mencatat capaian impresif dengan mengumpulkan investasi senilai PHP 216,46 miliar atau sekitar 72,16 persen dari target PHP 300 miliar untuk tahun 2026. Capaian ini tercatat hingga Agustus 2026, dengan persetujuan investasi yang melonjak 104,53 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Jenderal PEZA, Tereso Panga, mengungkapkan bahwa proyek data center New Clark City bernilai PHP 32,54 miliar menjadi kontributor terbesar terhadap capaian tersebut. Proyek ini melibatkan kerja sama dengan beberapa investor teknologi global dan menjadi bagian dari strategi Filipina untuk menjadi hub data center utama di Asia Tenggara.

Sektor Manufaktur dan Pengembangan Ecozone Dominasi

Selain sektor teknologi data, manufaktur dan pengembangan ecozone juga berkontribusi signifikan terhadap total investasi. Panga menjelaskan bahwa sektor manufaktur elektronik, khususnya produksi semikonduktor dan komponen kendaraan listrik (EV), menunjukkan pertumbuhan pesat di beberapa ecozone seperti Cavite Economic Zone dan Laguna Technopark.

"Kami telah menyetujui 22 proyek baru dan ekspansi senilai PHP 64,56 miliar hanya di bulan Agustus saja, naik 334,13 persen dari Agustus 2025. Ini menunjukkan kepercayaan investor internasional terhadap iklim investasi Filipina," kata Panga dalam jumpa pers di Manila.

PEZA juga memastikan dukungan penuh bagi investor Amerika Serikat melalui layanan one-stop shop yang mempermudah proses perizinan. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya minat perusahaan teknologi AS untuk membangun fasilitas manufaktur dan penelitian di wilayah ekonomi Filipina.

Target Tahun Penuh dan Prospek 2027

Dengan sisa empat bulan menjelang akhir tahun, PEZA optimistis dapat melampaui target PHP 300 miliar. Panga menyebutkan bahwa pipeline proyek yang sedang dalam tahap negosiasi bernilai lebih dari PHP 100 miliar, termasuk beberapa proyek dari perusahaan Jepang dan Korea Selatan di sektor baterai EV dan panel surya.

Pencapaian ini sejalan dengan visi pemerintah Filipina di bawah Presiden Ferdinand Marcos Jr. untuk menjadikan negara ini sebagai destinasi investasi manufaktur dan teknologi terkemuka di kawasan Asia Pasifik.

Post a Comment for "PEZA Filipina Capai 72 Persen Target Investasi 2026, Proyek Data Center New Clark City Jadi Pendorong Utama"