Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pasar Energi Surya Malaysia Diproyeksikan Tembus RM5,04 Miliar pada 2026 Didorong Program LSS6

PLTN surya skala besar di Malaysia seiring program LSS6

Pasar Energi Surya Malaysia Diproyeksikan Tembus RM5,04 Miliar pada 2026 Didorong Program LSS6

KUALA LUMPUR — Industri energi terbarukan Malaysia diprediksi mencetak pertumbuhan yang signifikan tahun ini. Laporan analisis pasar terbaru memproyeksikan nilai pasar energi surya Malaysia mencapai RM5,04 miliar (sekitar US$1,07 miliar) pada 2026, ditopang oleh percepatan program pembangkit surya skala besar tahap keenam atau Large Scale Solar 6 (LSS6) yang tengah berjalan agresif.

LSS6 Menjadi Mesin Pertumbuhan Baru

Program LSS6 yang dikelola oleh Suruhanjaya Tenaga (Energy Commission) merupakan tahapan terbaru dari skema lelang pembangkit listrik tenaga surya skala besar yang telah berhasil mendorong investasi energi bersih di Malaysia selama beberapa tahun terakhir. Melalui tahap ini, sejumlah proyek pembangkit surya berkapasitas besar mulai dibangun di berbagai negara bagian, mulai dari Kedah dan Negeri Sembilan hingga Sabah.

Yang membedakan LSS6 dari tahap-tahap sebelumnya adalah integrasi sistem penyimpanan baterai atau battery energy storage system (BESS) dalam sejumlah proyek pemenang lelang. Integrasi ini memungkinkan listrik dari panel surya yang hanya menghasilkan pada siang hari tetap dapat dialirkan pada jam malam, sehingga meningkatkan keandalan pasokan dan membuka ruang pertumbuhan baru bagi produsen teknologi penyimpanan energi.

Investasi Privat Mengalir, Ekosistem Lokal Ikut Tumbuh

Menurut laporan yang dirilis pertengahan Agustus 2026, momentum LSS6 turut menarik partisipasi swasta dalam skema pembangunan fasilitas surya dan penyimpanan baterai milik sendiri (private self-generation). Korporasi besar di Malaysia dilaporkan semakin aktif membangun instalasi surya atap untuk menekan biaya listrik jangka panjang sekaligus memenuhi komitmen lingkungan mereka.

Efek berganda juga dirasakan ekosistem lokal. Permintaan terhadap jasa pemasangan, engineering, serta perawatan pembangkit surya meningkat dan membuka lapangan kerja teknis baru. Produsen komponen dan kontraktor listrik lokal kini mendapatkan pangsa yang lebih besar dalam rantai pasok proyek-proyek LSS6.

Jika proyeksi RM5,04 miliar terwujud, nilai pasar energi surya Malaysia akan mencetak rekor tertinggi dalam sejarah industri energi terbarukan negara tersebut. Para analis menilai capaian ini akan memperkuat posisi Malaysia sebagai salah satu pusat energi bersih di Asia Tenggara, sekaligus membuktikan bahwa transisi energi dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja baru.

Dibandingkan negara-negara tetangga, Malaysia kini berada dalam kelompok cepat pertumbuhan kapasitas surya ASEAN bersama Vietnam dan Singapura. Proyeksi RM5,04 miliar tersebut mencakup nilai investasi pembangkit, sistem penunjang, serta layanan operasional dan pemeliharaan. Para investor asing pun mulai menjadikan Malaysia sebagai basis manufakturing komponen surya berkat infrastruktur industri yang matang di Selangor dan Pulau Pinang.

Post a Comment for "Pasar Energi Surya Malaysia Diproyeksikan Tembus RM5,04 Miliar pada 2026 Didorong Program LSS6"