Finmo Raih Gelar FinTech of the Year di Asia FinTech Awards 2026, Terobosan Treasury Operating System Asal Singapura

Finmo Dinobatkan sebagai FinTech of the Year di Asia FinTech Awards 2026
Finmo, perusahaan pencipta Treasury Operating System (TOS) yang berpusat di Singapura, dinobatkan sebagai FinTech of the Year pada ajang Asia FinTech Awards 2026 yang digelar minggu lalu. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kontribusi Finmo dalam mengubah cara perusahaan mengelola pembayaran global dan kas secara lebih cerdas dan efisien.
Treasury Operating System (TOS) yang dikembangkan oleh Finmo memungkinkan bisnis untuk mengelola arus kas global dengan fitur automasi pembayaran, optimasi likuiditas, dan visibilitas real-time terhadap seluruh transaksi keuangan lintas negara. Platform ini telah digunakan oleh ratusan perusahaan di seluruh Asia Pasifik.
Menjawab Tantangan Treasury Modern
Co-Founder dan CEO Finmo, Jamie Lui, mengungkapkan bahwa penghargaan ini menjadi validasi atas visi perusahaan dalam menyederhanakan kompleksitas manajemen keuangan korporat. "Perusahaan-perusahaan di Asia Tenggara membutuhkan solusi treasury yang lebih agile dan terintegrasi. TOS kami dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut," ujarnya saat menerima penghargaan di Singapura.
Finmo berhasil menyelesaikan putaran pendanaan Seri B senilai US$25 juta pada awal tahun 2026, dengan partisipasi dari investor terkemuka termasuk Sequoia Capital Southeast Asia dan Vertex Ventures. Pendanaan ini digunakan untuk memperluas operasional ke Vietnam, Thailand, dan Indonesia.
Asia FinTech Awards 2026 sendiri dihadiri oleh lebih dari 500 pelaku industri fintech dari seluruh kawasan Asia Pasifik. Selain Finmo, beberapa nomine lain yang masuk kategori FinTech of the Year antara lain Xendit dari Indonesia, Paymentwall dari Filipina, dan Airwallex dari Australia.
Dampak terhadap Ekosistem Fintech Asia
Penghargaan ini semakin memperkuat posisi Singapura sebagai pusat inovasi fintech di Asia Tenggara. Menurut laporan dari Global Finance Magazine, pendapatan fintech global mencapai lebih dari US$504 miliar di semester pertama 2026, dengan pertumbuhan 22 persen yang melampaui sektor keuangan tradisional.
Kepala Otoritas Moneter Singapura (MAS), Ravi Menon, sebelumnya menekankan pentingnya regulasi yang adaptif untuk mendukung inovasi fintech sambil menjaga stabilitas sistem keuangan. Ekosistem fintech Singapura kini menampung lebih dari 1.500 perusahaan yang berkontribusi signifikan terhadap PDB negara.
Post a Comment for "Finmo Raih Gelar FinTech of the Year di Asia FinTech Awards 2026, Terobosan Treasury Operating System Asal Singapura"