Sindikat Penipuan Kamboja Sasar Warga Singapura: Francis Tan Thuan Heng Ditangkap di Malaysia, 30 Tersangka Masih Buron
SINGAPURA — Kepolisian Singapura (Singapore Police Force) mengonfirmasi penangkapan seorang warga Singapura, Francis Tan Thuan Heng (32), di Perlis, Malaysia. Ia diduga terlibat dalam sindikat kejahatan terorganisir berbasis di Kamboja yang telah menipu warga Singapura dengan kerugian mencapai lebih dari S$53 juta atau sekitar Rp600 miliar.
Operasi Lintas Negara: 6 Ditangkap, 30 Masih Dikejar
Penangkapan Francis Tan Thuan Heng pada 6 Juni 2026 menjadi yang keenam dalam rangkaian operasi gabungan yang melibatkan Singapore Police Force, Royal Malaysia Police, dan Cambodia National Police. Dari total 34 tersangka yang masuk daftar pencarian — terdiri dari 27 warga Singapura dan 7 warga Malaysia — baru enam yang berhasil ditangkap.
Tan dijadwalkan menghadapi tuntutan di pengadilan Singapura pada Sabtu, 6 Juni 2026. Nama-nama tersangka lain yang teridentifikasi termasuk Jonathan Boneta dan Lee Ding Hao, yang hingga kini masih dalam buruan.
Modus Penipuan Berbasis Kamboja
Sindikat ini beroperasi dari Kamboja dan menargetkan warga Singapura melalui berbagai modus penipuan digital, termasuk penipuan investasi dan penipuan romansa. Kerugian total yang dilaporkan melampaui S$53 juta, menjadikannya salah satu kasus penipuan terbesar yang pernah ditangani kepolisian Singapura.
Kasus ini mengungkap jaringan kejahatan terorganisir transnasional yang kompleks, dengan tersangka yang berpindah-pindah antara Singapura, Malaysia, dan Kamboja untuk menghindari penangkapan. Otoritas ketiga negara kini berkoordinasi intensif untuk menangkap 30 tersangka yang masih buron.
Sumber: The Straits Times, AsiaOne, The Star
0 Comments