Jakarta Perketat Penanggulangan Kejahatan Jalanan Setelah Gelombang Perampokan dan Penganiayaan Terhadap Turis Asing

Keamanan Jakarta diperketat

Jakarta Perketat Penanggulangan Kejahatan Jalanan Setelah Gelombang Perampokan dan Penganiayaan Terhadap Turis Asing

Jakarta — Otoritas Provinsi DKI Jakarta mengintensifkan upaya penanggulangan kejahatan jalanan menyusul serangkaian perampokan dan penganiayaan brutal yang menargetkan wisatawan asing. Langkah ini diambil setelah Jakarta dinobatkan sebagai kota teraman kedua di Asia Tenggara setelah Singapura dalam Global Residence Index 2026.

Lonjakan Kasus Kejahatan Targetkan Turis

Sejumlah insiden kekerasan yang melibatkan wisatawan asing memicu kekhawatiran publik dan memicu diskusi luas di media sosial. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto menyatakan bahwa Polresta Jakarta Pusat dan Polresta Jakarta Selatan telah mengerahkan tambahan personel patroli di kawasan wisata populer seperti Kota Tua, Thamrin, Kemang, dan Senopati.

Menurut data yang dirilis Dinas Pariwisata DKI Jakarta, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mengalami peningkatan signifikan pada kuartal pertama 2026, namun angka laporan kejahatan terhadap turis juga naik hampir 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Respon Pemerintah Provinsi

Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menginstruksikan Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Metro Jaya dalam meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan.

"Kami tidak akan membiarkan reputasi Jakarta sebagai kota aman tercoreng oleh tindakan oknum," tegas Heru dalam konferensi pers di Balai Kota, Jakarta, awal Juni 2026.

Langkah konkret yang diambil meliputi pemasangan 500 kamera CCTV baru di kawasan wisata, penambahan pos patroli gabungan, dan pembentukan satuan tugas khusus penanganan kejahatan terhadap wisatawan.

Dampak Terhadap Sektor Pariwisata

Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) menyatakan keprihatinan atas dampak insiden-insiden tersebut terhadap industri pariwisata. Ketua ASITA DKI M. Irfan Amrullah berharap langkah pemerintah dapat memulihkan kepercayaan wisatawan mancanegara.

Sumber: VnExpress International, MSN News

Post a Comment

0 Comments