Asia Hadapi Risiko Banjir Tertinggi: 18 Topan dan 11 Badai Intens Diprediksi Terjang Pesisir Sepanjang 2026

Risiko banjir di Asia meningkat

Asia Hadapi Risiko Banjir Tertinggi: 18 Topan dan 11 Badai Intens Diprediksi Terjang Pesisir Sepanjang 2026

Asia Tenggara — Kawasan pesisir di seluruh Asia menghadapi risiko banjir yang meningkat drastis menjelang musim badai Pasifik barat laut yang diprediksi menjadi yang paling aktif dalam sejarah. Para peramal cuaca memproyeksikan 18 topan dan 11 sistem cuaca intens akan melanda kawasan ini sepanjang tahun 2026.

Prediksi Cuaca Ekstrem untuk Asia

Berdasarkan data dari berbagai lembaga meteorologi regional, termasuk Badan Meteorologi Jepang (JMA), PAGASA Filipina, dan BMKG Indonesia, suhu permukaan laut yang lebih tinggi dari rata-rata di Samudra Pasifik dan Laut China Selatan menciptakan kondisi ideal bagi pembentukan badai tropis berskala besar.

Negara-negara yang paling berisiko meliputi Filipina, Vietnam, Jepang, Taiwan, China selatan, Thailand, dan Indonesia bagian timur. Kota-kota pesisir seperti Manila, Ho Chi Minh City, Osaka, Bangkok, dan Jakarta berada dalam zona peringatan tinggi.

Persiapan dan Mitigasi Bencana

ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance (AHA Centre) di Jakarta telah mengaktifkan protokol siaga bencana dan berkoordinasi dengan badan penanggulangan bencana nasional di seluruh kawasan, termasuk BNPB Indonesia, NDRRMC Filipina, dan DDPM Thailand.

Sementara itu, Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) mengumumkan paket pendanaan darurat untuk memperkuat infrastruktur penanggulangan banjir di negara-negara anggota yang paling rentan. Program ini mencakup pembangunan sistem peringatan dini, tanggul, dan saluran drainase di wilayah pesisir.

Peringatan ini menjadi pengingat bahwa perubahan iklim telah meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana alam di kawasan Asia, menuntut kesiapan yang lebih komprehensif dari seluruh negara di kawasan ini.

Sumber: MSN Weather, VnExpress International

Post a Comment

0 Comments