
Gletser Tropis Terakhir Asia Tenggara Terancam Punah
Jayapura — Gletser tropis terakhir di Asia Tenggara yang terletak di kawasan Puncak Jaya, Papua, diperkirakan akan hilang sepenuhnya sebelum akhir dekade ini. Laporan terbaru yang dipublikasikan pada 14 Mei 2026 mengkonfirmasi bahwa luas es di puncak tertinggi Asia Tenggara tersebut telah menyusut drastis selama 44 tahun terakhir.
Menurut penelitian yang dirilis melalui Phys.org, gletser di Puncak Jaya (4.884 meter di atas permukaan laut) telah kehilangan lebih dari 80% massanya sejak tahun 1980-an. Para ilmuwan dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan Universitas Cenderawasih menyatakan bahwa laju pencairan telah meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir.
Data Ilmiah dan Proyeksi Menakutkan
Dr. Yohannes Suri, peneliti glasiologi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), menjelaskan bahwa suhu permukaan di kawasan Papua telah meningkat rata-rata 1,2 derajat Celsius sejak era pra-industri. "Jika tren ini berlanjut, gletser Puncak Jaya akan menjadi sejarah dalam waktu kurang dari lima tahun," ujarnya dalam konferensi pers di Jayapura.
Data satelit dari NASA dan European Space Agency (ESA) menunjukkan bahwa luas gletser Carstensz yang sebelumnya mencapai 2,4 kilometer persegi pada tahun 1936, kini tersisa kurang dari 0,3 kilometer persegi. Gletser ini merupakan salah satu dari hanya tiga gletser khatulistiwa yang tersisa di dunia, bersama dengan gletser di Gunung Kilimanjaro, Tanzania dan pegunungan Andes, Amerika Selatan.
Dampak Ekologis dan Budaya
Lenyapnya gletser Puncak Jaya tidak hanya menjadi masalah lingkungan, tetapi juga berdampak pada masyarakat adat Papua. Suku Amungme yang tinggal di sekitar kawasan tambang Freeport Indonesia menganggap Puncak Jaya sebagai wilayah sakral.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, menyatakan bahwa pemerintah akan mempercepat program mitigasi perubahan iklim di Papua, termasuk penanaman kembali hutan di dataran tinggi dan pemantauan emisi dari aktivitas pertambangan PT Freeport Indonesia di Mimika.
International Union for Conservation of Nature (IUCN) telah memasukkan kawasan Puncak Jaya sebagai salah satu situs prioritas untuk perlindungan iklim global.
0 Comments