ShortCall Resmi Masuk Asia Tenggara Melalui Indonesia, Targetkan Pasar Video Pendek yang Terus Melonjak

Platform video pendek di Asia Tenggara

ShortCall Resmi Masuk Asia Tenggara Melalui Indonesia

Jakarta — Platform video pendek berbasis Web3, ShortCall, secara resmi memasuki pasar Indonesia pada 24 April 2026, menandai ekspansi pertamanya ke kawasan Asia Tenggara. Peluncuran ini dilakukan di Jakarta dengan menggandeng sejumlah mitra lokal untuk menjangkau lebih dari 270 juta penduduk Indonesia.

ShortCall merupakan platform konten video pendek yang terintegrasi dengan teknologi blockchain dan cryptocurrency, memungkinkan kreator untuk memonetisasi konten mereka secara langsung melalui token digital. Platform ini telah beroperasi di beberapa negara Asia Timur sebelum memutuskan untuk berekspansi ke Asia Tenggara.

Mengapa Indonesia Menjadi Pintu Masuk?

Indonesia dipilih sebagai pasar pertama di Asia Tenggara karena tingginya penetrasi internet dan popularitas platform video pendek di negara tersebut. Data dari Kominfo menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen populasi Indonesia aktif menggunakan media sosial, dengan rata-rata waktu penggunaan lebih dari 3 jam per hari.

CEO ShortCall menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi pasar yang luar biasa. "Dengan populasi muda yang aktif secara digital dan ekosistem kripto yang terus berkembang, Indonesia adalah pilihan strategis untuk ekspansi kami," ujarnya dalam acara peluncuran di Jakarta.

Persaingan di Pasar Video Pendek Asia Tenggara

Kehadiran ShortCall menambah persaingan di pasar video pendek Asia Tenggara yang sudah dipenuhi oleh pemain besar seperti TikTok, YouTube Shorts, dan Instagram Reels. Keunggulan ShortCall terletak pada model monetisasi berbasis Web3 yang memungkinkan kreator mendapatkan penghasilan langsung dari penonton tanpa melalui perantara tradisional.

Platform ini juga berencana meluncurkan fitur eksklusif untuk kreator lokal Indonesia, termasuk program kemitraan dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan kolaborasi dengan influencer Indonesia seperti Ria Ricis, Raffi Ahmad, dan Atta Halilintar.

Sumber: Asiatoday.id, Kominfo RI

Post a Comment

0 Comments