Penyelundup Rokok Selundupkan Rokok di Dalam Roti dan Furnitur di Woodlands Checkpoint Singapura

Woodlands Checkpoint Singapore

Penyelundup Rokok Ciptakan Metode Unik di Woodlands Checkpoint Singapura

Singapura — Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (Immigration and Checkpoints Authority/ICA) Singapura kembali menggagalkan upaya penyelundupan rokok tanpa cukai di Woodlands Checkpoint dengan metode yang semakin kreatif. Dalam serangkaian operasi pada Februari hingga April 2026, petugas ICA berhasil menyita ratusan ribu batang rokok yang disembunyikan di dalam roti tawar, furnitur, dan bahkan kendaraan terdaftar Malaysia.

Dalam satu insiden yang menjadi sorotan pada 3 April 2026, petugas ICA menghentikan taksi bernomor register Malaysia di Woodlands Checkpoint dan menemukan vape serta rokok tanpa cukai di dalam kendaraan. Foto-foto yang dipublikasikan ICA di media sosial menunjukkan sejumlah rokok disembunyikan di balik panel tersembunyi dalam taksi tersebut.

Metode Penyembunyian yang Semakin Canggih

Pada pertengahan April 2026, seorang pengendara sepeda motor asal Malaysia ditangkap setelah mencoba menyelundupkan rokok tanpa cukai dengan menyembunyikannya di dalam roti tawar. Kasus ini ditangani oleh Bea Cukai Singapura (Singapore Customs) dan pengendara tersebut telah ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sebelumnya, pada Februari 2026, petugas ICA juga menemukan 1.488 karton rokok tanpa cukai yang disembunyikan di dalam sebuah bus terdaftar Malaysia. Bus tersebut dijuluki "Magic Bus" oleh petugas karena begitu banyak kompartemen tersembunyi yang ditemukan di dalamnya, menyerupai bus ajaib dalam kartun The Magic School Bus tahun 1994.

Penegakan Hukum yang Diperketat

Pemerintah Singapura telah memperketat pemeriksaan di semua pos perbatasan, terutama Woodlands dan Tuas, yang merupakan dua titik utama penyeberangan antara Singapura dan Malaysia. Bea Cukai Singapura mencatat bahwa kerugian negara akibat penyelundupan rokok mencapai jutaan dolar Singapura per tahun.

Pelaku yang tertangkap dapat dikenakan denda hingga 10 kali lipat dari pajak yang harus dibayar, atau penjara hingga satu tahun, sesuai dengan Customs Act Singapura. ICA juga telah memasang teknologi pemindaian terbaru untuk mendeteksi barang tersembunyi di kendaraan yang melintas.

Sumber: AsiaOne, International Business Times Singapore, Yahoo News Singapore

Post a Comment

0 Comments