
Korea Utara Uji Coba Peluncuran Lima Misil Balistik Beramunisi Cluster di Laut Jepang
PYONGYANG — Korea Utara kembali melakukan peluncuran lima misil balistik jarak pendek (SRBM) yang dilengkapi dengan amunisi cluster ke sebuah target pulau di Laut Jepang. Peluncuran ini merupakan yang kedua dalam bulan April 2026, menandakan semakin cepatnya siklus pengembangan senjata oleh rezim Kim Jong-un.
Pengujian Hulu Ledak Cluster
Berdasarkan laporan dari USNI News pada Kamis (24/4/2026), peluncuran ini bertujuan menguji lebih lanjut kemampuan hulu ledak amunisi cluster yang dikembangkan oleh Korea Utara. Amunisi cluster merupakan senjata yang dapat menyebar ke area yang lebih luas dan menjadi perhatian serius bagi komunitas internasional.
Peluncuran ini terjadi dalam konteks meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea, di mana Komando Pasukan AS Korea (USFK) baru-baru ini menyatakan kekhawatiran terhadap pengalaman tempur Korea Utara dari perang di Ukraina dan kemampuan proyeksi kekuatan ke luar negeri.
Reaksi Internasional
Peluncuran misil ini juga memperburuk hubungan antara Korea Utara dan Jepang. Pemerintah Jepang, di bawah Perdana Menteri Sanae Takaichi, sebelumnya telah menyebut program nuklir dan misil Korut sebagai ancaman serius terhadap keamanan regional.
Sementara itu, Korea Selatan dan Amerika Serikat terus memperkuat kerja sama pertahanan di kawasan. Peluncuran SRBM terbaru ini menunjukkan bahwa Pyongyang terus mendorong batas kemampuan militernya di tengah tekanan sanksi internasional.
Sumber: USNI News, The Japan Times, 24 April 2026
0 Comments