Penipuan Impersonasi Pejabat MAS: Warga Malaysia ke-27 Ditangkap, Korban Kehilangan S$45.000

Penipuan impersonasi pejabat MAS di Singapore

Penipuan Impersonasi Pejabat MAS: Warga Malaysia ke-27 Ditangkap, Korban Wanita Kehilangan S$45.000

SINGAPORE — Seorang pria Malaysia berusia 26 tahun ditangkap pada Jumat, 23 Mei 2026, atas keterlibatannya dalam skema penipuan yang melibatkan impersonasi pejabat Monetary Authority of Singapore (MAS). Ia menjadi warga Malaysia ke-27 yang ditangkap di Singapore sejak Maret 2026 terkait sindikat pengumpul uang penipuan.

Modus Operandi: Investigasi Pencucian Uang Palsu

Pada 13 Mei 2026, seorang wanita berusia 61 tahun menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai perwakilan YouTrip, platform pembayaran digital. Pelaku mengklaim bahwa rekening korban terlibat dalam investigasi pencucian uang dan meminta korban menghubungi seorang "petugas MAS" untuk informasi lebih lanjut.

Korban kemudian diarahkan untuk menyerahkan seluruh asetnya sebesar S$45.000 tunai di Pasir Ris pada 14 Mei sebagai "tanda kerja sama" dengan investigasi. Pelaku juga menunjukkan salinan YouTrip palsu dan perintah pengadilan palsu, serta mengancam korban dengan penangkapan.

Pada 21 Mei 2026, seorang wanita Malaysia berusia 34 tahun juga didakwa atas kasus serupa — membantu sindikat mengumpulkan uang tunai senilai S$13.700 dan emas dari seorang korban wanita.

Anti-Scam Command Singapore Bergerak

Pelaku berusia 26 tahun tersebut ditangkap melalui penyelidikan lanjutan oleh petugas dari Anti-Scam Command Kepolisian Singapore. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa ia ditugaskan oleh individu yang tidak dikenal, yang diyakini bagian dari sindikat kriminal transnasional, untuk mengumpulkan uang tunai dan barang berharga dari korban.

Jika dinyatakan bersalah membantu pihak lain menyimpan keuntungan dari tindak kriminal, tersangka bisa menghadapi hukuman penjara hingga 10 tahun, denda hingga S$500.000, atau keduanya.

Polisi Singapore mengingatkan bahwa pejabat pemerintah tidak pernah meminta siapa pun untuk mentransfer uang melalui telepon, meminta detail bank, atau menginstruksikan penginstalan aplikasi dari toko aplikasi tidak resmi. Masyarakat dapat menghubungi ScamShield Helpline di 1799 yang beroperasi 24/7.

Sumber: AsiaOne, OCCRP | 23-25 Mei 2026

Post a Comment

0 Comments