
MAS Luncurkan Program AI untuk Deteksi Kejahatan Keuangan di Singapore
SINGAPORE — Monetary Authority of Singapore (MAS) mengumumkan pada Senin (4/5/2026) bahwa mereka sedang bekerja sama dengan industri perbankan, Government Technology Agency of Singapore (GovTech), dan Singapore Police Force untuk memperkuat deteksi kejahatan keuangan menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (machine learning/ML).
Kolaborasi Tiga Pilar
Program ini melibatkan tiga institusi utama: MAS sebagai regulator keuangan, GovTech sebagai penyedia infrastruktur teknologi pemerintah, dan Singapore Police Force sebagai penegak hukum. Kerangka kerja ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan mendeteksi aktivitas mencurigakan secara real-time di sektor perbankan Singapore.
Langkah ini diambil setelah Singapore mencatat peningkatan signifikan dalam kasus pencucian uang dan penipuan digital. Pada tahun 2023, Singapore diguncang skandal pencucian uang terbesar dalam sejarahnya dengan penyitaan aset senilai lebih dari S$1,7 miliar dari jaringan kriminal asing.
Teknologi AI dan Machine Learning
Alat AI/ML yang dikembangkan akan mampu menganalisis pola transaksi yang tidak biasa, mengidentifikasi jaringan kejahatan keuangan terorganisir, dan memberikan peringatan dini kepada institusi keuangan. Sistem ini juga dirancang untuk bekerja lintas bank, sehingga pola kejahatan yang melibatkan beberapa institusi dapat dideteksi lebih cepat.
Bank-bank besar seperti DBS Bank, OCBC Bank, dan United Overseas Bank (UOB) diperkirakan akan menjadi peserta awal dalam program percontohan ini. MAS menegaskan bahwa penggunaan AI akan tetap mematuhi standar privasi data dan regulasi perlindungan konsumen yang berlaku di Singapore.
Kesimpulan
Langkah MAS ini menjadikan Singapore sebagai salah satu negara terdepan di Asia Tenggara dalam penggunaan teknologi AI untuk memerangi kejahatan keuangan. Dengan kolaborasi antara regulator, penegak hukum, dan industri perbankan, Singapore berharap dapat mempertahankan statusnya sebagai pusat keuangan global yang aman dan terpercaya.
Sumber: The Star Malaysia, MAS Singapore, Government Technology Agency
0 Comments