Australia Beri Suaka 5 Pemain Timnas Wanita Iran: Dituduh Pengkhianat Setelah Tolak Nyanyikan Lagu Kebangsaan

Timnas wanita Iran di ajang Women's Asian Cup 2026

Lima Pemain Timnas Wanita Iran Raih Suaka di Australia Setelah Protes Anthem

CANBERRA — Pemerintah Australia secara resmi menerbitkan visa kemanusiaan kepada lima anggota tim nasional sepak bola wanita Iran pada Selasa pagi, 10 Maret 2026. Para pemain ini menolak menyanyikan lagu kebangsaan Iran saat berlaga di Piala Asia Wanita AFC 2026 (Women's Asian Cup) minggu sebelumnya.

Siapa Kelima Pemain Itu?

Kelima pemain yang mendapat suaka adalah Zahra Ghanbari (kapten tim), Fatemeh Pasandideh, Zahra Sarbali, Mobina Ashouri, dan Hanieh Gharibzadeh. Jika mereka dipulangkan, kelima pemain ini berpotensi menghadapi hukuman serius di Iran karena media setempat telah melabeli mereka sebagai "pengkhianat".

Tony Burke, Menteri Dalam Negeri Australia, menyampaikan pesan melalui platform X: "Para pemain ini dipersilakan tinggal di Australia, untuk merasa aman dan memiliki rumah di sini."

Konteks Hak Asasi Manusia di Iran

Keputusan Australia ini mencerminkan semakin ketatnya pengawasan internasional terhadap perlakuan Iran terhadap atlet wanita. Sejak Revolusi 1979, wanita Iran menghadapi berbagai pembatasan dalam dunia olahraga, termasuk larangan menonton pertandingan di stadion dan tekanan untuk mematuhi kode berpakaian ketat.

Protes kelima pemain di Women's Asian Cup 2026 menjadi simbol perlawanan terhadap tekanan politik terhadap atlet wanita di Iran. Kasus ini menambah daftar panjang atlet Iran yang mencari suaka di negara-negara Barat dalam beberapa tahun terakhir.

Sumber: Wikinews, CBS News, AFP

Post a Comment

0 Comments