
Seri TV Mediacorp Jadi Sorotan Diplomatik Antar Negara
KUALA LUMPUR — Serial drama "Highway to Somewhere" yang diproduksi oleh Mediacorp Singapura memicu gelombang protes di Malaysia. Serial ini menggambarkan Malaysia sebagai pusat operasi sindikat penipuan online (scam centre), sebuah narasi yang ditolak keras oleh berbagai kelompok masyarakat Malaysia.
Menurut laporan AsiaNews dan The Rakyat Post, serial ini mengisahkan sekelompok teman yang terlibat dengan sindikat scam saat berlibur di Malaysia. Plot cerita ini dianggap mencoreng reputasi Malaysia di mata internasional.
Respons Pemerintah dan Masyarakat Malaysia
Kementerian Komunikasi dan Digital Malaysia, yang dipimpin Menteri Fahmi Fadzil, mengeluarkan pernyataan yang menyatakan keprihatinan terhadap penggambaran Malaysia dalam serial tersebut. "Ini adalah stereotip yang merugikan dan tidak mencerminkan realitas," ujar juru bicara kementerian.
Sementara itu, Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC) dikabarkan telah meninjau konten serial ini dan mempertimbangkan langkah-langkah lebih lanjut. Beberapa organisasi masyarakat sipil Malaysia juga menyerukan boikot terhadap konten Mediacorp yang dianggap merendahkan.
Mediacorp Pertahankan Karya
Mediacorp membela serial "Highway to Somewhere" sebagai karya fiksi yang bertujuan meningkatkan kesadaran tentang bahaya sindikat scam di Asia Tenggara. Produser eksekutif serial ini menyatakan bahwa latar Malaysia dipilih karena relevansi geografis, bukan untuk menstigmatisasi negara tetangga.
Insiden ini menambah ketegangan diplomatik halus antara Singapura dan Malaysia, yang sebelumnya juga sempat memanas terkait isu penipuan impersonasi pejabat pemerintah yang melibatkan warga kedua negara. Sejak Maret 2026, otoritas Singapura telah menangkap 15 warga Malaysia terkait kasus scam.
Sumber: AsiaNews, The Rakyat Post, MSN, AsiaOne
0 Comments