Sangat Merakyat! Perdana Menteri Singapura Ternyata Rela Naik Pesawat Kelas Ekonomi

Sangat Merakyat! Perdana Menteri Singapura Ternyata Rela Naik Pesawat Kelas Ekonomi

Perbincangan mengenai tunjangan dan gaji anggota DPR RI kembali ramai di ruang publik. 

Setelah adanya penambahan fasilitas berupa tunjangan rumah sebesar Rp50 juta per bulan, total penghasilan wakil rakyat kini disebut-sebut melampaui Rp100 juta setiap bulan.

Kebijakan tersebut menggantikan fasilitas rumah dinas yang selama ini tersedia. 

Namun, keputusan itu menuai kritik karena dinilai tidak sejalan dengan kondisi ekonomi masyarakat yang sedang tertekan.

Dengan jumlah anggota DPR mencapai 580 orang, anggaran negara harus mengeluarkan sekitar Rp29 miliar per bulan hanya untuk tunjangan rumah. 

Jika dikalkulasikan selama satu periode jabatan lima tahun, totalnya membengkak hingga Rp1,74 triliun.

Sangat Merakyat! Perdana Menteri Singapura Ternyata Rela Naik Pesawat Kelas Ekonomi

Di tengah kampanye pemerintah mengenai efisiensi anggaran, penambahan fasilitas baru untuk DPR justru dianggap kontras. 

Publik pun mempertanyakan konsistensi semangat penghematan belanja negara dengan kebijakan yang justru menambah beban keuangan cukup besar.

PM Singapura Tampil Sederhana, Pilih Maskapai Murah untuk Pulang Dinas

Di saat isu tunjangan DPR menjadi polemik, publik dihebohkan dengan beredarnya kembali sebuah video lama yang memperlihatkan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, memilih terbang dengan maskapai bertarif rendah.

Video tersebut pertama kali diunggah akun X @LeongWaiKitCNA. 

Dalam rekaman, Wong terlihat pulang dari rangkaian KTT ASEAN ke-44 dan ke-45 di Vientiane, Laos, pada 12 Oktober 2024. Alih-alih menumpangi jet pribadi atau pesawat kenegaraan seperti kebanyakan kepala pemerintahan, ia justru memilih Scoot, maskapai low-cost milik Singapore Airlines.

Sangat Merakyat! Perdana Menteri Singapura Ternyata Rela Naik Pesawat Kelas Ekonomi

Harga tiket yang dipakai Wong untuk perjalanan Laos–Singapura tercatat hanya sekitar S$226 atau Rp2,6 juta. Ia duduk di kursi depan kelas ekonomi, tampak santai, bahkan melambaikan tangan dan tersenyum kepada penumpang lain. 

Beberapa pejabat yang menemaninya juga terlihat ikut dalam penerbangan tersebut.

Momen itu semakin hangat karena terdapat sekitar 40 warga lanjut usia asal Singapura yang kebetulan berada di pesawat yang sama. 

Wong sendiri kemudian membagikan ulang pengalaman tersebut di Instagram miliknya. 

Ia menuliskan bahwa suasana di dalam pesawat terasa begitu akrab, seolah dirinya sudah berada di rumah.

“Rasanya seperti pulang ke rumah begitu saya naik pesawat! Terima kasih atas sambutannya yang hangat,” tulis Wong.

Kisah kesederhanaan Wong ini sontak dibandingkan dengan polemik di Indonesia terkait besarnya fasilitas DPR. 

Kontras antara gaya hidup pejabat di Singapura dan Indonesia pun menjadi bahan diskusi hangat di kalangan netizen.

Post a Comment

0 Comments