Ramalan 27 Badai Ancam Pesisir Asia 2026, Risiko Banjir Meningkat Tajam

Asia typhoon flood risk 2026

Ramalan 27 Badai Ancam Pesisir Asia 2026, Risiko Banjir Meningkat Tajam

MANILA — Para peramal cuaca internasional memprediksi musim badai Pasifik Barat Laut tahun 2026 akan menjadi salah satu yang paling aktif, dengan estimasi 18 topan dan 11 sistem badai intens yang mengancam wilayah pesisir Asia.

Laporan dari Pacific Typhoon Season Outlook yang dirilis berbagai badan meteorologi menyebutkan total 27 sistem badai diperkirakan terbentuk di kawasan ini, meningkat signifikan dari rata-rata historis 15 sistem per tahun. Negara-negara yang paling berisiko termasuk Filipina, Vietnam, China selatan, Taiwan, Jepang, dan Indonesia bagian utara.

Filipina dan Vietnam Paling Rentan

Philippine Atmospheric, Geophysical and Astronomical Services Administration (PAGASA) telah mengimbau pemerintah daerah di seluruh Filipina untuk menyiapkan rencana evakuasi dini. Badan Penanggulangan Bencana Nasional Filipina (NDRRMC) mengalokasikan dana darurat untuk respons bencana musim ini.

Di Vietnam, Kementerian Pertanian dan Pengembangan Pedesaan telah mengeluarkan arahan kepada provinsi-provinsi pesisir untuk memperkuat infrastruktur pengendalian banjir. Topan dengan intensitas setara kategori 4-5 pada skala Saffir-Simpson menjadi ancaman utama.

Indonesia Juga Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia sebelumnya telah memperingatkan bahwa musim hujan 2026 berpotensi lebih panjang dari biasanya, membawa risiko banjir dan curah hujan ekstrem di banyak wilayah. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anwar memerintahkan jajarannya untuk membersihkan saluran air dan menyiapkan pompa di titik-titik rawan banjir.

Organisasi kemanusiaan Palang Merah Internasional (IFRC) menyatakan kesiapannya untuk mengerahkan tim respons darurat ke kawasan Asia Pasifik jika bencana besar terjadi.

Sumber: MSN Weather, Reuters, BMKG Indonesia

Post a Comment

0 Comments