Malaysia Serahkan 2 Tersangka Scam ke Singapura Setelah Raid di Kuala Lumpur

Malaysia serahkan tersangka scam ke Singapore Cyber Command

Malaysia Serahkan 2 Tersangka Scam ke Singapura Setelah Raid di Kuala Lumpur

Dua pria Malaysia berusia 38 dan 44 tahun telah ditangkap dan diserahkan kepada polisi Singapura pada 8 Juli 2026 setelah diduga terlibat dalam operasi penipuan lintas negara yang menargetkan warga Singapura. Penyerahan ini dilakukan oleh Singapore Cyber Command, unit baru kepolisian Singapura yang secara khusus menangani kejahatan siber.

Raid Kuala Lumpur dan Operasi Cyber Command

Penangkapan dilakukan setelah raid di Kuala Lumpur yang dilaksanakan oleh Singapore Police Force melalui unit Cyber Command yang baru dibentuk. Unit ini beroperasi lintas batas untuk menargetkan sindikat scam yang berbasis di luar Singapura namun menargetkan warga Singapura. Kepala Cyber Command, Deputy Commissioner of Police Lam Cheng Wan, menyatakan bahwa operasi ini menunjukkan komitmen Singapura untuk melacak pelaku kejahatan siber tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di negara terdekat.

Operasi raid ini dilakukan berdasarkan intelijen yang mengidentifikasi bahwa dua tersangka mengoperasikan jaringan scam dari Malaysia, menggunakan panggilan telepon dan platform digital untuk menipu warga Singapura. Singapore Police Force telah meningkatkan kapasitas anti-scam sepanjang 2026, dengan jumlah kasus scam yang dilaporkan meningkat signifikan — mencapai lebih dari SGD 500 juta kerugian pada paruh pertama 2026.

Kasus Scammer Malaysia yang Dipecat dari Scam Ring

Sebagai ironi dari maraknya operasi scam di Asia, seorang pria Malaysia lainnya juga menjadi viral setelah dipecat dari scam ring di Phnom Penh, Kamboja, hanya dalam tiga hari karena gagal menipu satu korban pun. Meskipun dipecat karena performa buruk, ia tetap ditangkap dan dipenjara di Singapura saat kembali ke negara tersebut. Kasus ini menggambarkan betapa besar dan terorganisir jaringan scam di Asia Tenggara, bahkan memiliki sistem manajemen performa seperti korporasi.

Koordinasi antara Malaysia dan Singapura dalam penangkapan ini menunjukkan peningkatan kerjasama regional untuk melawan kejahatan siber lintas batas. ASEANapol dan International Criminal Police Organization (INTERPOL) juga mendukung koordinasi ini dalam kerangka anti-scam regional.

Sumber: AsiaOne, VnExpress International, Singapore Police Force

Post a Comment

0 Comments