
MAS Singapore Gandeng Bank dan Pemerintah Gunakan AI Lawan Kejahatan Keuangan
SINGAPORE — Otoritas Moneter Singapore (MAS) mengumumkan kolaborasi strategis dengan industri perbankan, Government Technology Agency of Singapore (GovTech), dan Kepolisian Singapore (SPF) untuk memperkuat deteksi kejahatan keuangan menggunakan kecerdasan buatan dan machine learning (AI/ML), menurut laporan The Star, Senin (4/5/2026).
Strategi Baru Deteksi Kejahatan Digital
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Singapore untuk menjadi pusat keuangan yang lebih aman dan resilient. Teknologi AI akan digunakan untuk mendeteksi pola transaksi mencurigakan, pencucian uang, dan aktivitas penipuan secara real-time.
Langkah ini diambil seiring meningkatnya ancaman kejahatan keuangan digital di Asia Tenggara, termasuk operasi penipuan siber yang beroperasi dari Kamboja dan Myanmar, serta sindikat pencucian uang yang melibatkan rekening bank di Singapore.
Implikasi bagi Industri Keuangan Regional
Penerapan AI dalam sistem deteksi kejahatan keuangan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan mengurangi kerugian finansial akibat aktivitas ilegal. Singapore sebelumnya telah menghadapi beberapa skandal keuangan besar, termasuk kasus pencucian uang miliaran dolar pada tahun 2023.
- Institusi: Monetary Authority of Singapore (MAS), GovTech, Singapore Police Force
- Teknologi: AI dan Machine Learning untuk deteksi fraud
- Tanggal pengumuman: 4 Mei 2026
- Target: Pencucian uang, penipuan siber, transaksi mencurigakan
Sumber: The Star, 5 Mei 2026
0 Comments