
Ikan Invasif Janitor Fish Merebak di Sungai Jakarta, Otoritas Gerakkan Operasi Massal Pembersihan
JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menggalakkan upaya pengendalian populasi ikan sapu-sapu (suckermouth catfish), yang dikenal juga sebagai janitor fish (Pterygoplichthys), di sungai-sungai, kanal, dan waduk ibu kota. Spesies invasif ini berkembang pesat di perairan Pulau Jawa yang tercemar dan mengancam ekosistem sungai serta berpotensi menimbulkan risiko kesehatan.
Ancaman Ekologis yang Mengkhawatirkan
Berdasarkan laporan The Star dan Tempo.co pada 10 Mei 2026, tumpukan bangkai ikan berlendir terlihat menumpuk di bantaran sungai Jakarta sebagai bagian dari kampanye massal pembersihan yang dilakukan oleh pekerja kota. Ikan-ikan invasif ini dibunuh setelah ditangkap dan kemudian dimakamkan.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah merilis strategi untuk mengendalikan penyebaran ikan sapu-sapu invasif ini. Menurut BRIN, spesies ini bersaing dengan ikan lokal untuk mendapatkan makanan dan habitat, serta merusak dasar sungai yang mengganggu proses alami filtrasi air.
Respons Pemerintah dan Kampanye Massal
Pada 24 April 2026, operasi pembersihan besar-besaran dilakukan di berbagai titik sungai dan kanal Jakarta. Para pekerja kota menangkap ikan-ikan invasif ini dan memprosesnya sebelum dimakamkan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.
Phys.org melaporkan bahwa ledakan populasi ikan ini menjadi sinyal alarm ekologis yang serius. Kondisi sungai Jakarta yang tercemar berat menciptakan lingkungan ideal bagi spesies invasif ini untuk berkembang biak tanpa hambatan predator alami, sementara ikan-ikan asli justru kesulitan bertahan hidup.
Sumber: The Star, Tempo.co, Antara News, Phys.org, AP, Mei 2026.
0 Comments