Warga Malaysia Ke-23 Ditangkap di Singapore, Terdakwa Penipuan Pura-Pura Pejabat Otoritas Moneter

Polisi Singapore

Warga Malaysia Ke-23 Ditangkap di Singapore, Terdakwa Penipuan Pura-Pura Pejabat Otoritas Moneter

SINGAPORE — Seorang wanita warga negara Malaysia berusia 26 tahun akan didakwa di pengadilan pada Sabtu (9 Mei 2026) atas keterlibatannya dalam sindikat penipuan yang menyamar sebagai pejabat Monetary Authority of Singapore (MAS). Penangkapan ini menjadikan jumlah total warga Malaysia yang ditangkap di Singapore karena kasus serupa sejak Maret 2026 mencapai 23 orang.

Modus Operandi Sindikat Penipuan

Menurut laporan Polisi Singapore (SPF), modus operandi sindikat ini dimulai dengan telepon kepada korban yang mengklaim berasal dari MAS. Pelaku memberitahu korban bahwa identitas mereka disalahgunakan untuk membeli polis asuransi. Ketika korban menyangkal, mereka dialihkan ke nomor lain dan diberi tahu bahwa mereka sedang diselidiki karena terlibat dalam sindikat penipuan.

Korban kemudian diperintahkan untuk menyerahkan uang dan barang berharga demi "kepentingan investigasi". Dalam kasus terbaru, seorang korban perempuan menyerahkan seluruh perhiasannya kepada tersangka wanita tersebut di kawasan Telok Blangah, Singapore.

Penangkapan wanita ini menyusul kasus sebelumnya pada 4 Mei 2026, ketika seorang pria Malaysia berusia 29 tahun ditangkap karena membantu sindikat yang sama mengumpulkan jam tangan Rolex senilai lebih dari S08.000 dari korban penipuan.

Barang Bukti dan Ancaman Hukuman

Pihak kepolisian menyita sejumlah perhiasan yang diduga milik korban penipuan lainnya serta beberapa kartu identitas palsu dari tersangka. Investigasi awal mengungkap bahwa wanita tersebut diperintahkan oleh individu yang tidak diketahui, yang diyakini sebagai bagian dari sindikat kejahatan transnasional, untuk mengumpulkan barang berharga dari korban sebelum membawanya kembali ke Malaysia.

Jika dinyatakan bersalah membantu menyimpan keuntungan dari tindak pidana, tersangka dapat dijatuhi hukuman penjara hingga 10 tahun, denda hingga S00.000, atau keduanya.

ScamShield Helpline di nomor 1799 tersedia 24/7 bagi masyarakat yang ingin melaporkan atau mengonsultasikan dugaan penipuan. Pemerintah Singapore mengingatkan bahwa pejabat pemerintah tidak akan pernah meminta transfer uang melalui telepon.

Sumber: AsiaOne, SPF, 9 Mei 2026

Post a Comment

0 Comments