Remaja Prancis Didakwa di Pengadilan Singapore Karena Video Viral Jilat Sedotan Vending Machine

Vending Machine Singapore

Remaja Prancis Didakwa di Pengadilan Singapore Karena Video Viral Jilat Sedotan Vending Machine

SINGAPORE — Seorang remaja asal Prancis resmi didakwa di pengadilan Singapore pada akhir April 2026 atas aksi merekam dan menyebarluaskan video dirinya menjilat sedotan di mesin vending IJooz. Video yang viral di platform media sosial ini memicu kecaman publik internasional dan menyoroti ketatnya hukum kebersihan di negara kota tersebut.

Video Viral yang Mengejutkan Dunia

Insiden ini terungkap ketika sebuah video menunjukkan seorang remaja pria menjilat sedotan plastik yang terpasang pada mesin penjual minuman otomatis IJooz di sebuah lokasi publik di Singapore. Video tersebut kemudian diunggah ke media sosial dan dengan cepat menjadi viral, menuai reaksi marah dari warganet di seluruh dunia.

Aksi remaja Prancis ini dianggap melanggar Environmental Public Health Act Singapore, yang mengatur standar kebersihan publik secara ketat. Singapore dikenal dengan regulasi kebersihan yang sangat ketat, termasuk denda berat untuk perbuatan seperti meludah, membuang sampah sembarangan, dan vandalisme.

Hukum Singapore Tidak Main-Main

Kasus ini menjadi sorotan karena mengingatkan dunia pada reputasi Singapore sebagai negara dengan penegakan hukum yang sangat disiplin. Otoritas Singapore menegaskan bahwa tindakan yang mengancam kesehatan publik tidak akan ditoleransi, terlepas dari apakah pelaku merupakan warga negara asing atau penduduk lokal.

Remaja tersebut kini menghadapi dakwaan formal dan berpotensi menerima hukuman yang dapat mencakup denda berat atau bahkan hukuman penjara, tergantung pada putusan pengadilan. Kasus ini juga memicu diskusi tentang perilaku wisatawan asing di Singapore dan pentingnya memahami hukum setempat sebelum berkunjung.

Sumber: Euronews, MSN, 30 April 2026

Post a Comment

0 Comments