
Gunung Dukono Erupsi: 3 Pendaki Tewas, Tim SAR Evakuasi Jenazah
HALMAHERA UTARA — Gunung Dukono, salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia, meletus pada awal Mei 2026 dan menewaskan setidaknya tiga pendaki yang reportedly berada di area terlarang. Di antara korban terdapat dua warga negara Singapore.
Kronologi Erupsi dan Evakuasi
Menurut laporan The New York Times dan Malay Mail, erupsi Gunung Dukono terjadi di kawasan yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai zona berbahaya oleh Badan Geologi Kementerian ESDM Indonesia. Ketiga pendaki tersebut memasuki area terlarang dan terjebak dalam erupsi yang mengeluarkan kolom abu vulkanik hingga ketinggian signifikan.
Pada 10 Mei 2026, tim SAR Indonesia berhasil mencapai lokasi dan mengevakuasi jenazah dua pendaki warga Singapore. Proses evakuasi berjalan dengan sulit mengingat kondisi medan yang terjal dan aktivitas vulkanik yang masih berlanjut.
Gunung Dukono: Salah Satu yang Paling Aktif
Gunung Dukono, yang terletak di Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, telah menunjukkan aktivitas erupsi yang berkelanjutan selama bertahun-tahun. Gunung ini secara rutin mengeluarkan abu vulkanik dan menjadi salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia.
- Lokasi: Halmahera Utara, Maluku Utara, Indonesia
- Tanggal erupsi: 8 Mei 2026
- Jumlah korban tewas: 3 pendaki (termasuk 2 warga Singapore)
- Tim evakuasi: SAR Indonesia, BPBD Halmahera Utara
- Status: Zona terlarang bagi pendakian
Sumber: The New York Times, Malay Mail, CBS News, Antara
0 Comments